Selain Dadan, Sony Sanjaya dan Lodewyk Juga Tersangka Korupsi MBG
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis periode 2025-2026.
Penyanyi Bernadya tampil di Pestapora 2024 menggunakan pakaian yang bernuansa tradisional dengan mengenakan baju serupa kebaya berwarna hitam dengan rok batik cokelat. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyanyi Bernadya tampil di Pestapora 2024 menggunakan pakaian yang bernuansa tradisional dengan mengenakan baju serupa kebaya berwarna hitam dengan rok batik cokelat.
Ia mengungkapkan bahwa penampilannya kali ini terinspirasi oleh keinginan untuk melestarikan budaya, meski ia mengakui tidak memiliki alasan khusus untuk memilih busana tersebut.
“Ini agak aneh sih, ini hal yang baru aku mau pakai baju-baju ini. Sebenarnya, kalau dibilang ada alasannya, tidak ada.
‘No reason’ aja kan tidak apa-apa kita pakai baju yang melestarikan kebudayaan ya,” katanya saat tampil pada Pestapora 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam.
Bernadya menambahkan bahwa pakaian yang digunakannya berasal dari Desainer Eddy Betty, serta aksesoris dari Tulola. Selain itu, pada penampilannya kali ini, penyanyi sekaligus penulis lagu kelahiran 2004 itu mempersembahkan lagu-lagu dari album terbarunya “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”.
Diantara lagu tersebut adalah lagu yang ditujukan untuk mereka yang sering merasa tidak cukup dalam hidup, berusaha mengubah diri demi memenuhi harapan orang lain.
“Lagu setelah ini adalah lagu yang semoga kalian tidak merasakannya, karena lagu ini untuk orang-orang yang suka melakukan hal-hal melampaui batas kemampuan mereka. Mengubah penampilannya hanya demi terlihat sempurna di depan seseorang, dan sampai akhirnya dia sadar bahwa sampai kapanpun dia tidak akan pernah cukup kalau memang dia bukan orang lain,” ungkapnya.
Meskipun lagu-lagu yang dibawakan Bernadya adalah lagu yang menggambarkan kesedihan, tapi ia berharap hanya lagunya saja, bukan penontonnya yang sedang merasa sedih.
Bernadya juga tampil memukau penonton dengan lagu yang berjudul "Kini Mereka Tahu” yang mengisahkan perjalanan emosi seseorang yang selalu melebih-lebihkan hal baik dan tidak pernah berbicara buruk tentang pasangannya.
Dengan lirik yang mendalam, Bernadya juga menggambarkan perasaan berlari dari ekspektasi dan tekanan melalui lagu “Berlari”. Lagu lainnya yang dinyanyikan adalah “Lama-Lama”, “Kata Mereka Ini Berlebihan”, “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”, “Satu Bulan”, dan “Apa Mungkin” yang menjadi penutup penampilan Bernadya pada Pestapora 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis periode 2025-2026.
Piala Dunia 2026 diwarnai 310 pemain diaspora. Curacao menjadi tim dengan pemain kelahiran luar negeri terbanyak, sementara delapan negara memakai skuad lokal p
ChatGPT menembus 1 miliar pengguna aktif bulanan hanya dalam tiga tahun. Dominasi OpenAI mulai mendapat tantangan dari Claude dan pemain AI lainnya.
Survei UKG memprediksi Piala Dunia 2026 dapat menggerus produktivitas kerja global hingga Rp275 triliun akibat absensi dan fenomena presenteeism.
Rupiah melemah hingga Rp18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis. BI diperkirakan meningkatkan intervensi di tengah tekanan global dan penguatan dolar AS.
Libur panjang Waisak dan Iduladha 2026 mendorong lonjakan pengguna KA Bandara YIA. PT Railink mencatat 45.898 penumpang dalam sepekan.