Kulonprogo Uji Coba MPOS untuk Digitalisasi Retribusi, Target Berjalan Penuh 2027
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Ilustrasi film horor/nonton film horor- freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Film horor "Malam Keramat" dari rumah produksi Helroad Films siap tayang di bioskop Indonesia mulai 12 September 2024 dan menghadirkan kisah perjuangan seorang ibu untuk mempertahankan hidup sang anak.
"Film ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya di surga yang telah berjuang di dunia untuk anak-anaknya, cinta kasih mereka terus terasa mengalir bahkan saat mereka sudah tiada masih menjadi inspirasi untuk saya," kata Helfi Kardit selaku produser, penulis, dan sutradara film "Malam Keramat", dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.
Film "Malam Keramat" mengisahkan Dini (Frederika Cull), seorang sales property yang sedang hamil dan ditugaskan untuk menjual sebuah rumah mewah misterius.
Saat bertemu calon pembeli rumah tersebut, Dini mengalami kejadian aneh. Dia pun harus menghadapi teror makhluk berbentuk nenek menyeramkan, tepat di Malam Keramat yang dipercaya menjadi gerbang perpindahan alam makhluk-makhluk tidak kasat mata.
Sementara itu, Frederika Alexis Cull selaku pemeran Dini merasa antusias dengan proyek film horor perdananya itu. Selain cerita horor yang menarik, Frederika merasa karakter ibu yang ditonjolkan dalam film "Malam Keramat" terasa dekat dengan sosok ibu di sekitarnya.
"Ceritanya sangat menarik karena membahas ibu, karakter aku di sini Dini adalah pejuang," kata Frederika.
"Kita harus merasakan ketakutan, sakit, perjuangan, sampai tubuh itu bisa meyakinkan penonton," sambungnya.
Film "Malam Keramat" dibintangi oleh Frederika Alexis Cull, Samuel Rizal, Asyafiena Ukantas, Valeria Stahl, Kenya Nindia, Lily SP, Nicolle Pomantouw, dan Amagerald. Nantikan penayangan "Malam Keramat" di bioskop mulai tanggal 2 September 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Onsen Resort Kaliurang menghadirkan konsep akomodasi yang memadukan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. ESDM menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Dinsos Kulonprogo mempercepat pendaftaran Perlinsos Digital. Sebanyak 255 agen Perlinsos telah terdaftar untuk mendampingi warga.