Pemerintah Minta Marketplace Tahan Kenaikan Biaya, UMKM Lega
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Mi pedas - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Makanan kekinian viral yang kerap digandrungi generasi milenial dan Gen Z bisa memunculkan ancaman terhadap kesehatan lambung.
Dokter ahli gizi Putri Sari Permanasari mencontohkan konsumsi makanan pedas dan asam secara berlebihan, seperti mi setan level 10 dan steamboat pedas, dapat menyebabkan iritasi pada lambung.
Makanan-makanan tersebut memang menggugah selera, tetapi berpotensi meningkatkan risiko gastritis atau peradangan lambung.
Selain makanan pedas, Putri juga menyoroti kebiasaan makan cepat yang sering dilakukan generasi muda karena kesibukan.
Makan terlalu cepat dapat memicu peningkatan produksi asam lambung, yang bisa berujung pada gangguan pencernaan.
Selain makanan viral, stres juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi kesehatan lambung. Stres yang berlebihan bisa meningkatkan produksi asam lambung, menyebabkan kondisi seperti gerd atau maag.
Untuk mencegah komplikasi serius akibat gangguan lambung, Putri merekomendasikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala seperti perut kembung, mual, muntah, atau maag.
Putri juga menyarankan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti sayuran hijau, pisang, dan yogurt, serta menghindari makanan pedas, asam, berlemak, dan gorengan.
BACA JUGA: Begini Teknologi yang Disiapkan DLH Bantul untuk TPSS Puncak Bucu
Bahan herbal seperti madu dan kunyit dapat membantu meredakan gangguan lambung berkat sifat anti-inflamasinya.
Menekankan pentingnya mengurangi stres melalui teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi.
Dengan pendekatan ini, tidak hanya kesehatan lambung yang terjaga dengan baik, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan dapat meningkat.
Makanan viral boleh dicoba sesekali, tetapi bukan menjadi gaya hidup sehingga bisa mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.