BPOM Periksa 198 SPPG untuk Dukung Keamanan Pangan Program MBG
BPOM menerbitkan 144.863 izin edar pangan olahan pada 2024–2026 serta memeriksa 198 SPPG untuk mendukung keamanan pangan program MBG.
Ilustrasi Gelaran Keroncong Plesiran Vol.7 yang digelar di Asram Edupark, Sleman, Sabtu (5/8/2023).Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SOLO—Musik etnik di Indonesia yang terus berinovasi membuat kesenian ini berkembang pesat di tengah modernisasi.
Pengamat musik asal Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jawa Tengah Joko S Gombloh menyatakan saat ini musik etnik mengalami perkembangan luar biasa. "Perkembangan musik etnik kalau dalam konteks kemajuannya sudah banyak upaya untuk inovasi," katanya di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/3/2024).
Ia mengatakan musik etnik yang selama ini merujuk pada entitas daerah saat ini makin tumbuh seiring dengan makin banyaknya ruang-ruang perjumpaan para pelaku maupun penikmatnya.
"Ini membuat dinamika yang luar biasa, ada formula baru dan pemutakhiran antarperjumpaan lintas musim," katanya.
Ia mengatakan saat ini entitas musik etnik bukan pada bentuk atau hasil melainkan pada proses pembentukannya. Menurut dia, ada berbagai budaya, berbagai bentuk musik, dan cara memainkannya. "Yang ada sekarang musik hybrid (kolaboratif)," katanya.
Baca Juga
Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede
AGENDA SENI JOGJA : Jalu TP Suguhkan Sentuhan Etnik di Festival Musik Tembi
Akademisi se-Asia Pasifik Gelar Kajian Musik di Jogja
Ia mencontohkan musik keroncong, ada percampuran berbagai budaya pada aliran musik tersebut, bukan hanya budaya di Indonesia tetapi juga hingga luar negeri. "Keroncong itu apakah musik Jawa, apakah musik Melayu, apakah dari Portugis. Setelah dilacak nggak ada akarnya, yang ada adalah rute. Kami mendapati musik yang sangat pelangi di sana," katanya.
Melihat fakta tersebut, dikatakannya, dinamika musik secara kontekstual bisa sangat adaptif dengan teknologi, zaman, gaya hidup, bahkan sosiologis.
"Bagaimana pemusiknya, pelakunya, pendukung juga akan berkontribusi pada pembentukan entitas musik," katanya.
Oleh karena itu, menurut dia daripada saling mengklaim kepemilikan jenis musik tertentu, akan lebih baik pelaku, penikmat, dan pendukungnya mencari rute terbentuknya musik tersebut. "Proses pelacakan ini yang lebih kami hargai daripada mengklaim," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPOM menerbitkan 144.863 izin edar pangan olahan pada 2024–2026 serta memeriksa 198 SPPG untuk mendukung keamanan pangan program MBG.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Java United pada babak pertama pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Ciro mencetak gol menit ke-30.
S&P Global memperingatkan ancaman krisis pangan dunia akibat kenaikan biaya diesel, gangguan pasokan pupuk, dan ancaman El Niño.
Pekerja yang terkena PHK berpotensi memperoleh JHT, manfaat JKP, dan pesangon. Simak syarat serta ketentuan setiap hak finansial.
PSIM Jogja menahan imbang Isenmulang Kalteng FC 0-0. Guntur Cahyo Utomo mensyukuri satu poin yang memutus lima kekalahan beruntun.
Survei 2026 menunjukkan milenial dan Gen Z memprioritaskan traveling, pengalaman lokal, kuliner khas, dan fleksibilitas kerja.