Tiga ASN Jayawijaya Ditembak, KemenHAM Minta Pelaku Dihukum
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Berkendara saat hujan - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Di musim hujan pengendara wajib meningkatkan kehati-hatian saat berkendara karena jalanan cenderung licin dan jarak pandang memendek saat hujan deras.
Berikut ini tips berkendara saat musim hujan seperti dikuti pari keterangan tertulis Daihatsu, Kamis (8/2/2024):
Pertama, persiapkan diri.
Pastikan kondisi kesehatan tubuh tetap fit. Sebaiknya membawa atau mengenakan baju hangat ketika akan berkendara.
Jangan lupa menyiapkan payung di dalam mobil untuk berjaga-jaga apabila harus turun dari kendaraan di area yang tidak tertutup atap. Siapkan pula alas kaki cadangan di dalam kendaraan untuk berjaga-jaga.
Kedua, persiapkan kendaraan.
Periksa kondisi ban. Alur ban yang masih bagus dapat meminimalisir risiko melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir ketika hujan. Segera ganti jika karet ban sudah tipis.
Cek juga kondisi karet wiper. Komponen ini penting untuk menyapu air guna menjaga visibilitas ketika berkendara. Periksa wiper secara berkala, dan ganti dengan yang baru di bengkel resmi bila kondisinya sudah getas dan sapuannya tidak bersih.
Selain itu, pastikan semua lampu kendaraan berfungsi baik. Komponen ini akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas bagi pengemudi maupun pengendara yang lain.
BACA JUGA: Anies-Muhaimin Gelar Kumpul Akbar Sabtu, Pemesanan Tiket Melampaui Coldplay
Ketiga, fokus selama berkendara.
Nyalakan lampu ketika hujan deras. Karena pandangan biasanya menjadi kurang jelas saat hujan turun, lampu kendaraan dapat membantu dan memberi tanda bagi pengendara di sekitar.
Pastikan untuk selalu menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi terhadap manuver mendadak dari pengendara lain, terutama ketika menghindari genangan air, jalanan rusak, dan hambatan eksternal lain.
Jangan menyalakan lampu hazard ketika hujan, karena dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan pandangan pengendara lain, khususnya pengendara di belakang yang dapat mengurangi kepekaan saat akan memperlambat, berpindah jalur, atau berbelok arah.
Bila harus melewati jalan yang tergenang, jangan panik dan tetap tenang. Gunakan gigi rendah dan revolutions per minute (RPM) yang stabil.
Jaga laju kendaraan pada kecepatan yang aman dan perlambat laju kendaraan ketika melewati genangan air untuk menghindari lubang atau mencegah cipratan air mengenai pejalan kaki atau pengendara lainnya.
"Kami berharap, lewat tips ini para pengendara dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman ketika dalam kondisi hujan," kata Deputy After Sales Service and Logistic Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation Yanuar Krisna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.