Advertisement

Micin Perburuk Radang Amandel Hanya Mitos, Ini Penjelasannya

Newswire
Senin, 22 Januari 2024 - 22:27 WIB
Mediani Dyah Natalia
Micin Perburuk Radang Amandel Hanya Mitos, Ini Penjelasannya Sakit flu - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Hubungan antara micin atau penyedap rasa dan radang tenggerokan hanyalah mitos. Sebab radang amandel atau tonsillitis disebabkan virus atau kuman.

Dokter spesialis telinga hidung tenggorok bedah kepala leher lulusan Universitas Indonesia (UI), Abdillah Hasbi Assadyk menepis anggapan micin atau penyedap rasa dapat memperburuk radang amandel. Menurutnya, radang amandel atau tonsilitis hanya bisa terjadi apabila seseorang atau pasien terpapar oleh virus atau kuman sehingga akhirnya terjadi peradangan di dalam tubuh.

Advertisement

"Snack, bumbu penyedap seperti micin itu benda mati. Tidak akan menyebabkan infeksi, infeksi itu baru bisa terjadi karena adanya kuman," kata dokter Hasbi dalam webinar yang diikuti, Senin (22/1/2024).

Apabila misalnya radang amandel terjadi seakan setelah memakan atau meminum suatu, besar kemungkinan dalam pengolahan makanan atau minuman tersebut tidak higienis.

Baca Juga

Tenang, Tak Semua Radang Amandel Berujung Operasi

Penyebab Amandel Bengkak dan Cara Mengobatinya

Simpel! Ini Cara Mengobati Radang Tenggorokan saat Pandemi Covid-19

Kondisi radang amandel juga didukung dengan kondisi apabila seseorang tersebut sedang tidak dalam kondisi prima atau imun tubuhnya lemah. Ketika dua kondisi itu bertemu yaitu virus atau kuman berhasil masuk ke dalam tubuh lewat makanan atau minuman sebagai perantara dan kondisi tubuhnya sedang tidak prima maka radang amandel dapat terjadi dengan mudah.

"Jadi walaupun makanannya dibawakan dari rumah tapi kalau yang buatnya tidak cuci tangan, sedang pilek, lalu pegang sana sini termasuk pegang makanannya kemungkinan besar amandelnya meradang. Jadi itu bukan dari bumbunya," kata dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Medistra Jakarta tersebut.

Ia pun memberikan kiat agar seseorang dapat terhindar dari radang amandel yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh tetap kuat lewat menjaga tubuh tetap aktif dan menghindari infeksi.

Menurutnya pola hidup bersih dan sehat, menjadi salah satu kunci yang dapat menjaga amandel tidak akan meradang.

"Hindari infeksi apabila tahu ada yang sakit. Jangan dekat-dekat kalau ada yang sakit. Pakai masker dan sering cuci tangan. Prinsipnya begitu, menghindari infeksi," begitu saran dokter Hasbi. 

Jika mengalami peradangan amandel, maka sebaiknya pasien bisa langsung berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan terbaik baik melalui terapi obat atau penanganan lewat operasi apabila diperlukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement