Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Ilustrasi penyintas kanker - Reuters/Jim Bourg
Harianjogja.com, JAKARTA—Seperti penyakit pada umumnya, penanganan sejak dini akan membuat tingkat kesembuhan lebih besar. Begitu pula yang terjadi jika tubuh mengalami kanker pankreas. Kenali penyebab, pantangan dan solusinya supaya sel-sel kanker tidak dapat bertumbuh.
Pankreas adalah kelenjar di perut yang berada antara tulang belakang dan perut dan kanker pankreas merupakan suatu kondisi terjadinya mutasi sel-sel di pankreas dan berkembang biak membentuk tumor.
Hal Itu membuat hormon yang mengontrol kadar gula darah dan enzim yang membantu pencernaan. Kebanyakan kanker pankreas dimulai di saluran pankreas. Saluran pankreas utama (saluran Wirsung) menghubungkan pankreas ke saluran empedu umum.
Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas mengalami perubahan pada DNA-nya. DNA sel menyimpan instruksi yang memberitahu sel apa yang harus dilakukan. Pada sel sehat, instruksi memberitahu sel untuk tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu.
Pada sel kanker, perubahan memberikan instruksi berbeda. Perubahan tersebut memberitahu sel-sel kanker untuk membuat lebih banyak sel dengan cepat. Sel-sel kanker dapat tetap hidup ketika sel-sel sehat akan mati. Hal ini mengakibatkan terlalu banyak sel. Sel-sel kanker mungkin membentuk massa yang disebut tumor. Tumor dapat tumbuh menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Seiring berjalannya waktu, sel kanker bisa pecah dan menyebar ke bagian tubuh lain.
Baca Juga: Hati-hati! Kanker Pankreas Incar Perempuan
Kebanyakan kanker pankreas dimulai pada sel-sel yang melapisi saluran pankreas. Jenis kanker ini disebut adenokarsinoma duktal pankreas atau kanker eksokrin pankreas. Lebih jarang, kanker dapat terbentuk di sel penghasil hormon atau sel neuroendokrin pankreas. Jenis kanker ini disebut tumor neuroendokrin pankreas atau kanker endokrin pankreas. Kanker pankreas resisten terhadap banyak obat kanker yang umum, sehingga sangat sulit diobati. Penelitian yang sedang berlangsung berfokus pada deteksi dini melalui pengujian genetik dan metode pencitraan baru. Namun, masih banyak yang harus dipelajari karena kanker pankreas stadium awal sulit untuk terlihat pada tes pencitraan. Gejala Kanker Pankreas Faktanya kanker pankreas tidak memiliki tanda-tanda awal. Gejala biasanya baru akan muncul setelah tumor mulai mempengaruhi organ lain dalam sistem pencernaan.
Baca Juga: Wow, Masih 13 Bisa Ciptakan cara Pengobatan Kanker Pankreas Lewat Algoritma
Namun, terdapat gejala kanker pankreas paling umum yang mungkin termasuk:
Baca Juga: 10 Jenis Kanker Ini Dipicu oleh Obesitas
Faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko kanker pankreas meliputi:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Tingkat stres kerja Indonesia terendah kedua di ASEAN dengan 14%, berdasarkan laporan Gallup 2026. Filipina tertinggi 50%, disusul Singapura 43%. Simak selengka
Lionel Messi mempersembahkan kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 untuk Diego Maradona. La Albiceleste kini menantang Spanyol di fina
Kekeringan meluas ke 15 desa di Cilacap. BPBD telah menyalurkan 390 ribu liter air bersih untuk 14.267 warga dan bersiap menghadapi puncak kemarau pada Agustus-
Film horor klasik A Nightmare on Elm Street akan direboot! Paramount libatkan keluarga Wes Craven sebagai produser. Naskah asli jadi dasar cerita. Simak selengk
Presiden Argentina Javier Milei pilih nonton final Piala Dunia 2026 dari rumah demi ritual keberuntungan. Donald Trump hadir dan akan serahkan trofi. Simak sele