Advertisement
Ditinggal Sofyan, Death Vomit Kini Tinggal Oki dan Roy
Promo Rock In Solo yang akan menampilkan Death Vomit dengan formasi terbaru. - Harian Jogja - ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Grup musik death metal asal Jogja, Death Vomit, kini tinggal berdua, Roy Agus dan Oki Hariwibowo, menyusul hengkangnya gitaris dan vokalis Sofyan Hadi.
“Ya, saya resign dari Death Vomit sejak 20 Juli kemarin [2023],” ungkap Sofyan kepada Harian Jogja, Rabu (20/9/2023).
Advertisement
Kabar Sofyan tak lagi di Devo, sapaan akrab Death Vomit, menyeruak ke publik metal Tanah Air setelah promotor Rock In Solo memajang foto Devo yang akan tampil festival musik cadas itu tapi tidak ada foto Sofyan di dalam promonya.
Di dalam foto hanya ada Roy, si penggebuk drum, dan Oki, sang pembetot bas grup musik yang didirikan pada 1995 itu. Sebagai gitaris, Sofyan bergabung ke Devo pada 1998.
Dia ikut membantu Devo mengeluarkan album pertamanya pada 1999 yang berjudul Eternally Deprecated (1999), ketika band itu masih ada mendiang Agung sebagai vokalis. Sepeninggal Agung, Devo menjaga kelangsungan hidupnya di tangan Oki, Sofyan dan Roy.
Pada 2002, Devo merilis ulang Eternally Deprecated. Pada 2006, ketiga personel Devo merilis album The Prophecy dan selang tiga tahun, pada 2009, menelurkan album baru bertajuk Flames of Hate. Lalu pada 2014 Devo merilis album Forging a Legacy. Album terakhir yang dirilis mereka bertiga yakni Dominion Over Creation pada 2020 ketika masih masa pandemi Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








