Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Marka jalan yang unik namun membingungkan diterapkan oleh pemerintah Kota Baune di Prancis untuk mengatur pengendara agar tidak mengebut. / Ist
Harianjogja.com, BAUNE—Sebuah kota kecil di Prancis menjadi perbincangan karena memasang marka jalan aneh untuk mengatur lalu lintas. Rupanya, tanda yang membingungkan namun unik itu justru efektif membuat pengendara melambat.
Melansir Oddity Central, Kota Bauné di Perancis viral karena menandai persimpangan yang sibuk dengan garis putih yang tumpang tindih untuk membingungkan pengendara.
BACA JUGA: Unik! Di Finlandia, Ada Olahraga Menggendong Istri
Kota kecil itu sebenarnya hanya dihuni sekitar 1.700 orang. Namun, kota ini harus menghadapi lalu lintas yang padat setiap hari, karena lokasinya berada di persimpangan antara dua jalan yang terhubung.
Beberapa dari sekitar 2.300 kendaraan yang melewati Bauné setiap hari dapat mencapai kecepatan lebih dari 100 km/jam. Padahal, persimpangan kota tersebut ditandai dengan jelas dengan rambu yang membatasi kecepatan pada 30 km/jam.
Untuk membuat pengemudi melambat, pemerintah daerah setempat mempunyai ide untuk menggunakan marka jalan yang membingungkan dalam bentuk garis menerus yang tumpang tindih. Yang cukup menarik, strateginya bekerja dengan sangat baik!
BACA JUGA: Di Vietnam, Ada Kota yang Diselimuti Salju
Foto-foto marka jalan yang aneh di persimpangan sibuk Kota Bauné' menjadi viral di media sosial Prancis. Unggahan itu sontak membuat banyak orang menggaruk-garuk kepala. Tak sedikit yang bertanya-tanya mengapa pemerintah daerah tidak menggunakan cara tradisional untuk mengurangi kecepatan kendaraan, seperti bundaran atau lampu lalu lintas.
Wakil Walikota Loire-Authion, Grégoire Jauneault menjelaskan marka jalan yang sengaja membingungkan tersebut mulai berfungsi pada hari penyelesaiannya, dengan data menunjukkan penurunan kecepatan pengendara yang signifikan.
Sebagian masyarakat setempat berpendapat bahwa akibat tersebut hanya bersifat sementara dan begitu pengendara mengetahui permainannya, mereka akan langsung kembali ke jalur ngebut. Meski demikian, upaya kota kecil di Prancis itu untuk mengatur kecepatan pengendara di jalanan diakui memang unik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.