Demi Moore Sebut AI Tak Akan Pernah Gantikan Jiwa Seni
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Taylor Swift tampil di ajang Grammy Awards 2016./Bloomberg-Kevork Djansezian
Harianjogja.com, SOLO—Taylor Swift akan menggelar konser 'The Eras Tour' di Singapura selama 3 hari pada 2, 3, 4 Maret 2024 di National Stadium.
BACA JUGA: Resmi, Taylor Swift Gelar Konser di Singapura
Pembelian tiketnya dibagi menjadi dua tahap yakni General Sale dan Presale.
Generale Sale akan dibuka pada 7 Juli pukul 12 PM SGT atau 11.00 WIB. Namun sebelumnya, penggemar harus mendaftar ikut general sale mulai 23 Juni 2023 pukul 12 PM SGT atau 11.00 WIB hingga 28 Juni di jam yang sama.
Kemudian untuk penjualan tiket presale yang akan dilakukan pada 5-7 Juli 2023, hanya dikhususkan untuk pemegang kartu Bank UOB.
Presale dimulai pada 5 Juli pukul 12 PM SGT atau 11.00 WIB dan berlangsung hingga 7 Juli, 9 AM SGT atau 08.00 WIB.
Menurut promotor konsernya, AEG Presents, Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang dipilih oleh Taylor Swift.
Ternyata hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya Taylor memiliki sejumlah aturan ketat dalam penjualan tiket konsernya.
Penjualan tiket yang ketat ini memang sengaja dilakukan untuk menghindari calo-calo nakal yang hanya mencari untung saja. Promotor pun siap menolak tiket yang dibeli dari pihak ketiga atau calo.
Pihak Taylor juga memiliki ketentuan pembatasan tiket untuk satu orangnya. Satu identitas maksimal hanya bisa membeli 4 tiket saja.
Aturan-aturan tersebut sepertinya menjadi pertimbangan Taylor Swift ragu untuk melangkahkan kakinya ke Indonesia.
Pasalnya seperti yang diketahui, regulasi pembelian tiket konser di Indonesia masih belum begitu ketat. Masih banyak calo yang terang-terangan mencari untung di setiap penjualan tiket konser.
Terbukti dari pembeliat tiket konser Coldplay, banyak pihak yang kemudian malah memanfaatkan kesempatan untuk menjual kembali tiket mereka dengan harga tinggi.
Sebuah akun di Twitter yang bernama @fachrizaalghani turut mengunggah tangkapan layar perbincangannya dengan salah rekan yang diduga memiliki akses informasi mengenai konser Taylor Swift.
Informan tersebut mengatakan bahwa Indonesia tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh pihak Taylor Swift.
Salah satunya karena masalah calo yang sempat viral di media sosial. Pihak manajemen pun meminta pembatasan pembelian hanya 2 tiket per identitas (KTP).
APPARENTLY THIS IS WHY TAYLOR SWIFT SKIPS JAKARTA FOR THE ERAS TOUR. SO IT’S ALL OUR GOVERNMENT’S REGULATION FAULT. pic.twitter.com/h5hzUYXHpi
— M Fachriza Arifin (@fachrizaalghani) June 21, 2023
(Sumber: Bisnis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.