Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Jawa khususnya yang tinggal di Jogja sangat kental dengan mitos-mitosnya. Meski ada yang tidak bisa dinalar dengan logika, mitos-mitos tersebut tetap dipercaya masyarakatnya.
Bagi orang-orang yang lahir sebelum tahun 1990an, mungkin sudah tidak asing lagi dengan beberapa mitos di bawah ini. Mitos-mitos ini menjadi hal yang dipercaya saat zaman sekolah dasar (SD) bahkan sampai diturunkan ke adik kelas.
Meski tidak dapat dijelaskan secara logika, mitos-mitos ini masih saja dipercaya, bahkan hingga kini. Berikut ini paparannya:
Bulu mata yang jatuh diartikan ada orang yang sedang merindukan kita. Agar bisa bertemu dengan orang yang merindukan kita itu, bulu mata harus diambil dan diletakkan di atas rambut.
Baca juga: Deretan Musisi yang Tampil di Java Jazz Festival 2-4 Juli 2023
Waktu SD sempat ada mitos kalau kepala kita terbentur alias kejedot dengan kepala orang lain, maka kita akan punya anak kembar siam. Kembar siam adalah bayi kembar dengan salah satu bagian tubuhnya saling menempel. Agar tidak terjadi seperti itu, maka kepala perlu dijedotkan lagi agar bayinya tidak kembar siam.
Saat pergelangan tangan ditekan dengan kuat maka akan muncul benjolan-benjolan bulat di daerah itu. Dipercaya jumlah bulatan-bulatan itu adalah jumlah anak kita kelak.
Kuku sering terlihat ada bercak putih. Bagi anak SD zaman dulu, hal itu sudah menjadi bahasan yang bisa membuat heboh satu kelas. Sebab bercak putih di kuku diartikan ada yang suka atau naksir.
Sebagian masyarakat masih meyakini bahwa menunjuk nisan atau makam dengan jari telunjuk merupakan tindakan yang kurang sopan. Namun di zaman dulu, untuk menyampaikan makna itu justru dikemas dengan sebuah mitos. Jika ada yang secara sengaja atau tidak disengaja menunjuk makam, maka jari telunjuknya harus segera digigit agar jarinya tidak membusuk atau hilang.
Nah itulah mitos-mitos yang sempat dipercaya saat zaman SD. Kalau sekarang, apakah masih juga percaya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.