Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Tangkapan layar konten Youtube Uya Kuya bersama Tio Pakusadewo/Youtube Uya Kuya TV
Harianjogja.com, SOLO—Dalam sehari, Uya Kuya mengaku diteror oleh belasan orang karena konten dengan Tio Pakusadewo viral di media sosial. Diapun dipaksa untuk menghapus dan meminta maaf.
Presenter sekaligus Youtuber itu mengaku dipaksa meminta maaf karena telah membicarakan monopilis bisnis haram yang terjadi di dalam lapas. "Saya itungin selama tiga hari ada 19 orang penting di negeri ini yang hubungi saya," kata Uya dikutip dari YouTube Pagi Pagi Ambyar Trans TV pada Sabtu (6/5/2023).
Ia mengaku tujuan setiap orang yang menghubunginya itu berbeda-beda. Salah satunya yakni memaksa Uya Kuya untuk meminta maaf.
BACA JUGA: Menkumham: Tuduhan Anak Saya Terlibat Bisnis Lapas Bohong Besar
"Buat ajak ngobrol, tapi ada juga yang nyuruh take down, ada juga yang ngobrol tapi dia bilang enggak usah di take down karena ini buat kebaikan. Ada juga yang saya disuruh minta maaf. Saya bilang, minta maaf sama siapa, saya enggak mau," lanjut sang presenter.
Sebelumnya, Uya Kuya mengaku nekat mengunggah video itu karena ingin menyindir pihak-pihak tertentu.
Ia pun sadar akan resiko yang akan dihadapinya. Oleh sebab itu, ia tidak ingin menghapus atau take down video bersama Tio Pakusadewo tersebut.
"Kalau kita enggak posting, nanti enggak bisa jadi bahan masukan buat instansi terkait untuk bersih-bersih," ucapnya.
BACA JUGA: Soal Kasus Monopoli Lapas, Mahfud MD: Saya Tak Mau Ikut Campur
Sebelumnya diketahui, konten Youtube yang dibuat oleh Uya Kuya bersama Tio Pakusadewo menjadi viral di media sosial.
Dalam konten tersebut, Tio menyinggung soal monopoli bisnis lapas yang menyeret tokoh penting, salah satunya anak menteri.
Meski tak disebutkan secara rinci, namun netizen menduga bahwa anak menteri yang dimaksud oleh Tio adalah Yamitema Laoly.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.