OPINI: Pancasila, Daulat Pangan, dan Jalan Damai di Tanah Papua
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Pedagang menata ketupat yang terbuat dari daun kelapa atau janur di Kota Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (2/6/2019)/ANTARA-Syifa Yulinnas.
Harianjogja.com, JOGJA—Makan ketupat menjadi salah satu tradisi saat Lebaran, baik di Indonesia maupun Malaysia. Namun tidak jarang usaha memasak berjam-jam berujung nestapa karena ketupat basi padahal baru satu hari.
Demi menjaga agar tidak cepat basi, kamu dapat melakukan lima tips berikut ini:
Pemilihan daun yang tidak tepat ternyata bukan hanya memengaruhi rasa namun juga berdampak pada ketahanan ketupat sehingga tidak cepat basi. Tipsnya pilihlah daun kelapa muda berwarna hijau cerah atau kuning muda kehijauan untuk membuat anyaman ketupat.
Menganyam ketupat pun jadi lebih mudah dibentuk serta membuat tekstur ketupat lebih empuk. Perlu diingat, hindari memilih daun kelapa yang terlalu muda sebab berpotensi membuat ketupat cepat berkeringat, sementara daun kelapa yang tua membuat ketupat tidak matang sempurna.
Untuk menghentikan proses memasak akibat masih adanya uap panas yang terperangkap pada ketupat, setelah matang disarankan untuk menyiram ketupat dengan air dingin yang matang. Selain itu cara ini juga dapat membersihkan sisa air rebusan yang kotor atau berlendir pada ketupat.
Baca juga: Mumpung Akhir Pekan, Yuk Masak Ikan Gurami Bareng Anak-anak
Setelah menyiram dengan air dingin yang matang, ketupat masih perlu diangin-anginkan terlebih dahulu hingga kandungan air dalam ketupat berkurang. Caranya dapat diangin-anginkan dengan digantung atau digelar menggunakan tampah. Hal ini untuk menghindari ketupat berlendir sehingga tidak mudah basi.
Menggantung ketupat dapat membuat air tidak terperangkap dalam ketupat dan bergerak turun. Ketupat pun jadi tidak lembap dan lebih tahan lama. Sedangkan jika meletakkan ketupat dalam wadah air akan terperangkap dalam ketupat dan berujung lebih cepat basi namun jika tidak memungkinkan adanya tempat untuk menggantung, pastikan wadah yang dipilih bersih serta memiliki sirkulasi udara yang baik.
Cara satu ini mungkin terkesan tidak biasa, sebab siapa pula yang berkenan memakan ketupat dingin berpadu dengan nikmatnya kuah opor atau gulai favoritmu. Namun cara ini nyatanya dapat mempertahankan ketupat jauh lebih lama dibandingkan metode yang lain.
Disarankan sebelum dimasukkan ke kulkas, bungkus ketupat terlebih dahulu dengan plastik agar tidak kering akibat suhu dingin, kemudian saat ingin disantap ketupat dapat dihangatkan kembali dengan cara dikukus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Kunjungan wisata Sleman hingga Mei 2026 mencapai 3,06 juta wisatawan. Libur sekolah diproyeksikan memicu perputaran ekonomi Rp1,2 triliun.
DLH Kulonprogo bergerak cepat membersihkan 3 ton sampah pasca event di Alun-alun Wates. Retribusi sampah diperkirakan hampir Rp2,3 juta.
Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum mengungsi ke Tanah Merah setelah gangguan keamanan dan dugaan aksi KKB di Boven Digoel.
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 8 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 14 perjalanan dengan tarif Rp8.000.