KPK Sita Dokumen Saat Geledah Kantor Bupati Muara Enim
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah penelitian Harvard telah menemukan jenis pekerjaan yang cenderung paling tidak menyenangkan, yakni pekerjaan yang membutuhkan sedikit interaksi. Penelitian ini dilakukan selama 85 tahun sejak 1938 dan memiliki peserta sebanyak 700 dari seluruh dunia.
BACA JUGA: Gaji Pria dan Wanita Jomplang di Jenis Pekerjaan Ini
Dilansir dari moneycontrol.com, penelitian tersebut mengajukan pertanyaan terperinci kepada para peserta tentang kehidupan mereka selama dua tahun.
Penelitian tersebut menemukan bahwa rahasia untuk hidup lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih lama bukan uang, kesuksesan profesional, olahraga, atau diet sehat, tetapi hubungan positif sesama manusia.
Menurut Robert Waldinger, profesor psikiatri Harvard Medical School dan direktur Harvard Study of Adult Development, kepada CNBC Make it, ketika berhubungan dengan orang lain akan merasa lebih puas dengan pekerjaan dan bekerja lebih baik.
Pekerjaan yang membutuhkan sedikit interaksi manusia dan tidak menawarkan kesempatan untuk membangun hubungan yang bermakna, seperti rekan kerja, biasanya terjadi di industri baru yang digerakkan oleh teknologi termasuk layanan pengiriman paket dan makanan.
Biasanya, pekerja dalam industri ini sering kali tidak memiliki rekan kerja sama sekali. Walaupun ada, sesama pekerja mungkin tidak mengetahui nama satu sama lain karena pekerjaan tersebut “sangat cepat dan berapi-api”.
Pekerjaan yang lebih mandiri atau membutuhkan jam malam, seperti mengemudi truk dan keamanan malam, termasuk ke beberapa pekerjaan yang paling terisolasi.
Padahal, orang-orang dengan pekerjaan yang lebih banyak interaksi sosial bisa merasakan terisolasi jika tidak memiliki hubungan yang positif.
Dilansir dari cnbc.com, menciptakan hubungan sosial di tempat kerja bisa dilakukan dengan berbagai cara. Contohnya, Anda dapat mengobrol selama lima menit dengan rekan kerja yang ramah atau dengan minat yang sama. Berbincang ringan mengenai buku atau liga olahraga dapat membantu membangun hubungan baik.
Selain itu, peneliti dalam penelitiannya menemukan bahwa bekerja dalam tim lebih mudah membangun hubungan positif dengan sesama pekerja.
Menurut Waldinger, hubungan positif sesama pekerja menyebabkan tingkat stres yang lebih rendah dan pekerja yang lebih sehat. Hubungan baik dengan sesama pekerja membuat lebih bahagia.
“Jika Anda diberi insentif untuk bekerja dalam tim, akan lebih mudah membangun hubungan positif dengan rekan kerja Anda,” kata Waldinger. “Tetapi jika Anda diharapkan untuk selalu bekerja sendiri, atau bersaing dengan orang lain, itu cerita yang berbeda.”
Oleh karena itu, penting bersosialisasi dan berhubungan baik dengan sesama pekerja di tempat kerja untuk mengurangi perasaan kesepian dan meningkatkan kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Jembatan Palu III ditutup sementara setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Arus lalu lintas dialihkan sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis.
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
AS menyatakan Iran bisa mengakses dana rekonstruksi Rp5 kuadriliun jika memenuhi kesepakatan, termasuk menghentikan program nuklir.
Rute Mubeng Beteng Jogja 2026 melintasi kawasan Benteng Keraton sejauh 5 kilometer. Simak jadwal, jalur lengkap, dan aturan peserta.
Penjualan Ford Explorer melonjak 18% hingga Mei 2026. Konsumen Ford Escape beralih ke SUV lebih besar meski harus membayar lebih mahal.