BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Urine merupakan cairan yang dikeluarkan untuk membuang racun dalam tubuh. Warna urine menjadi salah satu faktor utama untuk mengetahui kesehatan tubuh.
Urine memiliki fungsi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh yaitu sebagai sarana menghilangkan limbah dan kelebihan air yang tidak dibutuhkan tubuh. Kandungan dalam urine dapat membuat warna urine berubah-ubah dari mulai jernih hingga keruh dalam lain waktu.
Warna urine sangat penting untuk mendeteksi apakah tubuh sehat atau tidak, Hal ini kamu dapat melihat melalui warna urine yang dikeluarkan.
Dilansir melalui TIMES berikut warna urine yang dapat Anda ketahui:
Urine berwarna kuning pucat ini dihasilkan karena pigmen urobilin yang diproduksi oleh tubuh. Warna ini bergantung kepada berapa banyak air yang dikonsumsi, warna kuning yang khas dimulai dari warna kuning pucat hingga kuning tua.
Ginjal mengambil lebih banyak urine saat mengalami dehidrasi seperti setelah berolahraga. Hal tersebut mengembalikannya ke tubuh untuk menjaga keseimbangan air dan mengakibatkan pigmen alami urin menjadi terkonsentrasi, memberikan warna kuning dan gelap.
Urine tidak berwarna ini hasil dari mengkonsumsi air lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh. Ginjal akan mengeluarkan kelebihan air dalam bentuk urine tidak berwarna. Hal tersebut urine seringkali tidak berwarna yang artinya tubuh cukup terhidrasi
Urine berwarna kuning gelap seringkali disebabkan oleh penyakit kuning. Selain itu warna urine kuning tua atau oranye ini dapat disebabkan mengonsumsi vitamin B kompleks, Sulphasalazine (digunakan untuk mengobati kolitis ulserativa) atau phenazopyridine (digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan akibat infeksi saluran kemih).
Warna urine merah ini disebabkan dengan adanya pendarahan di saluran kemih. Penyakit yang menyebabkan urine berwarna merah adalah adalah batu ginjal, kanker, atau infeksi. Dalam kasus gangguan glomerulus primer yang dikenal sebagai glomerulonefritis yang memungkinkan urin juga berwarna merah.
Jika urine berwarna merah segera untuk periksa ke dokter untuk mengetahui tentang adanya penyakit atau tidak dalam tubuh.
Urine berwarna coklat pekat dan keruh yang berlangsung lama menyebabkan adanya penyakit di dalam tubuh anda. Urine cokelat pekat ini ditandai dengan adanya penyakit pinggang yang terasa nyeri, urine yang keluar sedikit bisa merupakan adanya gangguan di organ ginjal, nyeri pada perut kanan atas merupakan jaringan gangguan hati. Untuk itu segera periksa dan pergi ke dokter untuk mengetahui masalah kesehatan tubuh Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
KPK mengungkap dugaan penerimaan Rp12,4 miliar oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dari praktik korupsi proyek dan suap.
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.
Padhang Bulan Fest 2026 digelar 18–21 September di Jogja dengan Safari Dakwah dan festival di JEC. Targetkan 25.000 pengunjung.
Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Ciamis dan Lampung terkait dugaan propaganda dan rekrutmen melalui media sosial.
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.