Advertisement

Harian Jogja

Alami Bunion, Pria Ini Berjalan Tanpa Alas Kaki 2 Dekade Lebih

Lajeng Padmaratri
Sabtu, 18 Maret 2023 - 14:57 WIB
Lajeng Padmaratri
Alami Bunion, Pria Ini Berjalan Tanpa Alas Kaki 2 Dekade Lebih Ilustrasi telanjang kaki. - Unsplash

Advertisement

Harianjogja.com, NORWALK—Pria asal Norwalk, Connecticut, Amerika Serikat menyerah pada alas kaki sejak lebih dari dua dekade lalu. Pasalnya, ia mengalami bunion menyakitkan pada kakinya.

Pria bernama Joseph DeRuvo Jr. yang kini berusia 59 tahun tidak ingat kapan tepatnya dia memutuskan untuk tidak menggunakan alas kaki selamanya. Namun, bunion yang berkembang pada kedua kakinya menjadi terasa sakit saat dia jogging dengan sepatu lari yang ketat.

Advertisement

BACA JUGA:  Tokopedia Bantu Perempuan Pelaku UMKM Memiliki NIB

Bunion merupakan suatu benjolan tulang yang terbentuk pada sendi di pangkal jempol kaki. Biasanya, penyebabnya karena menggunakan sepatu ketat atau bisa jadi faktor genetik.

Seorang dokter kemudian merekomendasikan operasi untuk menghilangkan rasa sakit. Akan tetapi sebelum dijadwalkan untuk operasi, mantan fotografer itu memutuskan untuk bertelanjang kaki karena rasa sakit di kakinya begitu hebat. Saat dia mempertimbangkan operasi, DeRuvo Jr. mengetahui bahwa sekrup yang akan dimasukkan ke kakinya mengandung logam yang membuatnya alergi, ia kemudian mengurungkan niat. Apalagi, dia juga menyadari bahwa dia sudah merasa jauh lebih baik. Pada akhirnya, dia melewatkan operasi dan memutuskan untuk menjalani gaya hidup bertelanjang kaki.

Kendati demikian, menghindari alas kaki demi kebaikan tidak sesederhana kedengarannya. Kita mungkin terlahir tanpa alas kaki, tetapi sebagai orang dewasa terhormat yang tinggal di Amerika Serikat seperti DeRuvo Jr, ia diharapkan memakai sepatu saat pergi keluar. Itulah sebabnya Joseph DeRuvo Jr. dan istrinya Lini Ecker “dibuang dari banyak tempat”. Orang-orang tampaknya tidak merasa nyaman berada di sekitar seseorang yang bertelanjang kaki, bahkan jika mereka bertingkah normal, dan mereka akan mengeluh kepada manajemen tempat mereka berada.

Karena situasi tertentu mengharuskan dia untuk memakai sepatu, seperti pergi dengan teman-teman di restoran yang dia tahu dia tidak bisa bertelanjang kaki, Joseph mengenakan sepasang sandal longgar di mobilnya, tetapi dia hanya memakainya ketika dia benar-benar harus melakukannya. Kalau tidak, dia lebih suka bertelanjang kaki, bahkan di musim panas yang ekstrim, atau pada hari-hari musim dingin yang membekukan.

DeRuvo sering ditanya tentang bahaya tersangkut benda tajam di kakinya yang kapalan, tetapi dia mengatakan bahwa manfaatnya jauh lebih besar daripada risikonya. Ia juga menegaskan bahwa berjalan tanpa alas kaki berarti dia harus lebih berhati-hati saat bepergian.

“Ini gerakan yang disiplin. Maksudku, itu tidak membuatmu linglung saat berjalan-jalan. Anda harus sadar di mana Anda melangkah dan di mana Anda meletakkan kaki Anda dan bagaimana Anda menggulung kaki Anda,” katanya dikutip dari Oddity Central.

Terlepas dari alasan medisnya untuk bertelanjang kaki, Joseph DeRuvo Jr. mengklaim bahwa dia telah terbiasa berjalan tanpa alas kaki sehingga setiap kali dia tidak merasakan tanah di bawah kakinya, dia selalu menjadi sedikit lebih gelisah dari biasanya. Saat kakinya bersentuhan langsung dengan tanah, dia selalu merasa lebih membumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Oddity Central

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja
Baca Koran harianjogja.com

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Toko Online Jual Baju Bekas Impor Ditutup, Shopee: Kami Terus Lakukan Pemantauan

News
| Rabu, 22 Maret 2023, 09:17 WIB

Advertisement

alt

Pesta Daging Iftar Ramadan di Horison Ultima Riss Malioboro Yogyakarta

Wisata
| Senin, 20 Maret 2023, 18:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement