Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS Hari Ini
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ramadan identik dengan mengonsumsi makanan manis saat berbuka, sebab setelah berpuasa satu hari kadar gula dalam tubuh lebih rendah. Untuk mengembalikan energi, makanan manis menjadi salah satu solusi cepat.
Namun mengonsumsi makanan manis tanpa kontrol hingga berlebihan dapat memicu meningkatnya kadar gula dan menimbulkan risiko kesehatan seperti diabetes. Berikut ialah kiat memilih makanan manis saat buka puasa:
Baca juga: Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Protein, Termasuk Cepat Lapar
Manis tak selamanya berasal dari gula, sejumlah bahan makanan seperti buah segar atau mengganti gula pasir dengan madu alami. Salah satu buah yang menjadi andalan saat Ramadhan ialah buah kurma atau buah lain seperti apel, ceri, leci, anggur, pisang, dan berbagai jenis buah segar lainnya.
Minum es saat berbuka puasa memang lah menyegarkan dan melegakan tenggorokan yang kering, apalagi minum es buah dari bazar Ramadhan di sekitar tempat tinggalmu atau minuman maupun makanan dalam kemasan.
Tak jarang pedagang es buah atau industri minuman atau makanan kemasan menambahkan pemanis buatan atau disebut pula ‘biang gula’ seperti sakarin, aspartam, sukralosa, sorbitol, dan lainnya dimana manisnya bisa 30 - 300 kali lebih manis dari gula biasa. Namun tak semua pemanis buatan itu buruk salah satunya ialah stevia dari daun stevia rebaudiana.
Makanan manis selain meningkatkan gula darah begitu cepat ialah karena kandungan seratnya yang rendah, salah satu makanan manis dengan tinggi serat ialah ubi jalar yang bisa diolah jadi biji salak ubi ungu, bubur candil ubi ungu, atau puding ubi ungu cocok untuk camilan saat buka puasa.
Namun tetap perhatikan jumlah pemanis yang ditambahkan atau tanpa tambahan pemanis apapun. Tidak mau ribet? Maka cukup dipanggang, kukus, atau rebus saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang diduga berkaitan dengan sejumlah proyek pemerintah daerah.
Game penghasil uang masih populer pada 2026. Simak ulasan ISUL, EarnStar, dan CatchYoo serta tips aman mendapatkan reward dari aplikasi game.
Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara dan tiga benua. Simak daftar tuan rumah, stadion, format, dan jadwal turnamen.
Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY terus memperkuat ekosistem digital di sektor pendidikan melalui berbagai program pengembangan talenta bagi siswa, mahasiswa
Pemkab Bantul mulai merehabilitasi lima jembatan strategis dengan anggaran Rp10 miliar dari APBD 2026. Proyek ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.