Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Rumkicks saat tampil di Jogja, Selasa (10/1/2023). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Kejadian tak menyenangkan kena lempar gelas berisi air saat pentas di Purwokerto, Jawa Tengah tak membuat semangat trio punk asal Korea Selatan, Rumkicks, luntur saat konser di Jogja.
Tampil di Jenggleng Cafe & Resto, Selasa (10/1/2023), Yeawon Jeong, Choi Seeun dan Minjeong naik panggung sekitar pukul 22.00 WIB. Tanpa basa-basi, Minjeong dibalik perangkat drumnya langsung mengomandoi dua rekannya yang rambutnya bergaya spike mohawk untuk memainkan lagu-lagu Rumkicks.
Sebelum Rumkicks naik panggung, lebih dulu ada Narchobeat, The Trengginas, Sepeda Hias dan Havinhell. Trio punk Korsel itu bahkan mengajak Sepeda Hias naik panggung membawakan beberapa lagu. Tak ketinggalan Boodturtles, vokalis Turtles Jr, juga diajak tampil bareng.
"Senang bisa tampil di Indonesia," ujar gitaris sekaligus vokalis Rumkicks, Yeawon, Selasa. Pernyataan yang bertolak belakang dengan kejadian beberapa hari sebelum tampil di Jogja ketika Rumkicks pentas di Purwokerto.
Beraksi di Kota Satria pada Minggu (8/1/2023), Yeawon yang kala itu sedang menyapa publik Purwokerto dari panggung, tiba-tiba kena lempar gelas berisi air yang datangnya dari barisan penonton.
Manajemen grup musik punk Korsel itu lantas bereaksi. "Kami [manajemen] tidak menolerir adanya kekerasan kepada anggota band. Tak usah datang ke pertunjukkan kami kalau tidak bisa menghargai band yang tampil," tulis mereka di akun media sosial Rumkicks.
Purwokerto menjadi bagian dari kota yang disinggahi Rumkicks dalam tur mereka di Indonesia. Jakarta menjadi kota pertama yang jadi lokasi manggung Yeawon, Choi Seeun dan Minjeong. Setelah itu, tiga anak punk tersebut tampil di Bandung dan Purwokerto.
Selepas dari Jogja, Rumkicks Indonesia Tour 2023 berlanjut di Bali pada Rabu (11/1/2023) dan Kamis (12/1/2023). Ketiganya akan pentas di Twice Bar pada hari ini dan Gimmie Shelter keesokan harinya.
Grup musik Rumkicks terbentuk pada Juli 2019. Meski terbilang anyar, mereka sudah melanglang buana tampil beragam festival di sejumlah negara, salah satunya Rebellion Fest. Di festival itu, mereka berbagi panggung dengan Buzzcocks, Cock Sparrer ataupun Bad Religion.
Sejak 2019, sejumlah single sudah mereka rilis, antara lain Punk Rocker, Brutality, Don't Touch My Head, I Don't Wanna Die, Punk is Nowhere, Goodbye Song dan Proud of Madness.
Single Proud of Madness yang dirilis pada awal 2022 didedikasikan Rumkicks untuk Mad Pride Seoul, sebuah festival yang dimulai pada 2019 oleh ANTICA untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan mental dan neurodiversitas.
Dalam lagu itu, Rumkicks menggandeng Christmas Kwon dan SAAE, dua anggota band punk Korsel, 18Fevers. Lewat lagu itu, Rumkicks ingin mengajak orang-orang memperbaiki persepsinya kepada orang yang mengalami masalah kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.