Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Mesin cuci jari./Oddity Central
Harianjogja.com, JOGJA—Jari yang kotor karena terkena bumbu dan minyak setelah makan keripik sering Anda alami bukan? Hal ini wajar terjadi karena kita menggunakan tangan kosong untuk mengambil keripik itu dari dalam kemasan dan kemudian memasukkannya ke dalam mulut.
Butiran bumbu halus yang menempel di ujung jari itu membuat tidak nyaman jika tidak segera dibersihkan. Beberapa orang ada yang memilih segera mencuci tangan tapi ada pula yang menjilat ujung jarinya karena tidak ingin sisa bumbu keripik yang nikmat itu terbuang sia-sia.
Namun ada cara lain yang disajikan Lays, merek keripik kentang terlaris di dunia. Melansir Oddity Central, Lays meluncurkan mesin pencuci jari berukuran mini untuk membantu konsumen mencuci jarinya setelah memakan keripik.
Mesin cuci ini berbentuk mini karena hanya memiliki ukuran tinggi 15 cm dan lebar 11 cm. Mesin cuci ini dilengkapi port pengisian daya USB Type-C.
Keripik kentang memang enak, tetapi kotoran sisa bumbu dan minyak yang tertinggal di ujung jari juga menjadi masalah yang muncul.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! Pahami Produk Riasan yang Cocok untuk Bibir Anda
Meski kedengarannya aneh dan di luar ekspektasi, tapi faktor kerennya pasti ada. Konsep mesin cuci jari ini seperti sebuah bentuk kejeniusan.
Yang harus Anda lakukan untuk menyalakan mesin ini hanyalah dengan menekan tombol on/off, memasukkan ujung jari Anda yang berminyak ke dalam mesin melalui pintu laundry dan menunggu keajaiban terjadi.
Meski tidak secanggih mesin jam tangan modern, benda kecil ini memiliki sistem induksi cerdas yang menyemprotkan alkohol teratomisasi saat mendeteksi ujung jari di dalam mesin cuci. Alkohol berasal dari tangki isi ulang di bagian bawah mesin cuci mini.
Mesin cuci ujung jari baru-baru ini menjadi viral di media sosial Jepang, dengan banyak orang yang menyatakan minatnya, baik sebagai barang koleksi atau hanya untuk bersenang-senang.
Sayangnya, hanya lima perangkat yang akan tersedia dan tidak dijual secara komersial tetapi melalui undian khusus. Tidak jelas apakah orang-orang dari luar Jepang dapat ikut mendapatkan kesempatan memenangkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.