Pendiri Telegram Pavel Durov DPO, Terancam Penjara Seumur Hidup
Pendiri Telegram Pavel Durov masuk DPO internasional Rusia dan terancam hukuman seumur hidup atas dugaan memfasilitasi terorisme.
Ilustrasi Cek Gula Darah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Penyakit diabetes atau juga dikenal sebagai ibu dari segala penyakit, merupakan kondisi serius di mana kadar glukosa di dalam darah kita melonjak tinggi karena tubuh tidak lagi menghasilkan insulin.
Bahkan, seringkali insulin yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas tidak berfungsi lagi sehingga tidak mampu lagi mengontrol kadar gula darah.
Secara umum, diabetes dikelompokkan dalam tiga kategori. Pada tipe 1, tubuh kita tidak dapat memproduksi insulin sama sekali, sedangkan tipe 2 insulin yang dihasilkan tubuh tidak efektif atau kurang.
Sementara ketiga adalah tipe gestasional yang umumnya dialami wanita yang sedang hamil.
Baca juga: Rekomendasi Film dan Serial yang Diadaptasi dari Buku, Bisa Ditonton di Netflix
Dari ketiga tipe Diabetes ini glukosa tidak lagi dapat masuk ke sel di tubuh kita, sehingga menumpuk di dalam darah. Akhirnya lambat laun hal ini mengarah ke gejala diabetes.
Menurut dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, CHt, FINASIM, dalam pernyataan pers, Selasa, ada tiga gejala utama diabetes yang disebut 3P yang perlu diwaspadai.
Pertama Polifagia yaitu banyak makan, jadinya ya mudah lapar. Kedua, Polidipsia alias banyak minum jadi mudah sekali haus. Lalu, ketiga yaitu Poliuria, alias jadi banyak ke WC atau banyak pipis.
Gejala ketiga itu sering dan dialami oleh banyak penderita diabetes akibat adanya kebocoran dari urine. "Jadi ada gula yang terlalu banyak sehingga turun dan akhirnya keluar di urine," jelas dr. Jeff.
Terkadang terdapat juga gejala-gejala penyerta lainnya, seperti yang dialami seorang ibu pejuang diabetes, Zuhaida, dari Tebet, Jakarta Selatan. "Gejala awal yang saya alami juga tidak terlalu berat, hanya heran saja jadi sering ke toilet, badan terasa lemas, dan mengantuk," akunya.
Zuhaida, yang memang memiliki riwayat keluarga diabetes, sekarang menjalani pola hidup sehat dengan konsumsi sayur, buah, dan suplemen diabetes sebagai penunjang kebutuhan nutrisi serta serta, kemudian berolahraga sebagai antisipasi sehingga gejala diabetes tidak mengarah ke komplikasi.
Gejala lemas atau merasa lelah pada penderita diabetes, menurut dr. Jeff, dikarenakan adanya perubahan pada masuknya gula darah ke dalam sel tubuh pada penderita diabetes.
Hal tersebut terjadi karena adanya kekurangan atau resistensi serta kelainan pada hormon insulin yang berfungsi memasukkan gula darah ke dalam sel tubuh sehingga menghasilkan energi. Jika tidak ada tindakan lebih lanjut, justru akan menimbulkan komplikasi.
Upaya Pencegahan
Sementara itu, pendiri mGanik--perusahaan penyedia suplemen kesehatan--Michael Candiago menekankan pentingnya pencegahan sejak dini diabetes sehingga tidak mengarah pada risiko komplikasi.
"Melakukan diet seimbang akan memungkinkan penderita Diabetes untuk mengelola kadar gula darah serta membantu dalam menjaga berat badan yang sehat juga tambahkan superfood, dalam memenuhi nutrisi harian kita," katanya.
"Kunci suksesnya sebenarnya adalah kita tahu apa yang kita hadapi dan yang akan terjadi seperti komplikasi, tetapi jangan sampai hal ini terjadi ya. Jadi sudah kita antisipasi dahulu seperti mencari edukasi tentang diabetes. Pastinya kita dapat melawan diabetes dengan mengontrol gula darah," kata dr. Jeff menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendiri Telegram Pavel Durov masuk DPO internasional Rusia dan terancam hukuman seumur hidup atas dugaan memfasilitasi terorisme.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.