Bos Borneo FC Diperiksa KPK Terkait Aliran Uang Tambang Batu Bara
KPK memeriksa anggota DPR Nabil Husien untuk menelusuri aliran uang kasus dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara.
Grup K-Pop Ateez. - Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Grup K-pop ATEEZ dikabarkan memberikan donasi untuk membantu para korban yang terkena dampak tragedi akhir pekan lalu di Itaewon, Seoul, Korea Selatan.
Seperti diketahui pada Sabtu (29/10/2022) lalu, kerumunan massa yang membludak selama pesta Halloween di lingkungan Itaewon menyebabkan 156 orang tewas dan banyak lainnya terluka.
Soompi pada Minggu menyebutkan pada tanggal 5 November waktu setempat, Hope Bridge Korea Disaster Relief Association mengungkapkan bahwa ATEEZ telah menyumbangkan 100 juta won (Rp1,1 miliar) untuk membantu mereka yang terluka dalam insiden tersebut, serta keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa.
Menanggapi laporan tersebut, agensi ATEEZ, KQ Entertainment mengatakan bahwa anggota sangat berduka atas terjadinya insiden ini, sehingga mereka memutuskan untuk memberikan donasi.
“Anggota ATEEZ sangat berduka atas kecelakaan ini. Mereka memutuskan untuk memberikan donasi ini karena keinginan untuk menjadi bantuan sekecil apa pun bagi keluarga para korban yang berduka, serta mereka yang terluka,” kata agensi itu seperti dilansir Soompi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa anggota DPR Nabil Husien untuk menelusuri aliran uang kasus dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara.
OJK terbitkan aturan finfluencer 2026, bisa take down konten menyesatkan demi lindungi konsumen dan tingkatkan literasi keuangan.
Dad jokes ternyata bermanfaat untuk kesehatan otak. Tertawa bisa menurunkan stres dan meningkatkan hormon bahagia.
Hingga periode Januari–Juli 2026, produksi padi Jawa Tengah diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau sekitar 63,43 persen dari target
Sony Sonjaya ajukan justice collaborator ke LPSK dalam kasus korupsi MBG setelah sebelumnya ditolak Kejagung.
Mazda 6e versi setir kanan mulai muncul jelang peluncuran global Juli 2026. Siap masuk Indonesia dengan jarak tempuh hingga 560 km.