4 Infeksi Jantung pada Anak, TBC hingga Radang Katup Wajib Diwaspadai
Dokter anak mengingatkan empat jenis infeksi jantung pada anak, mulai perikarditis hingga penyakit jantung reumatik yang masih sering ditemukan di Indonesia.
Ilustrasi wajah.-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Di kalangan pengguna skincare, istilah purging dan breakout sering dibahas. Keduanya sering disalahartikan karena dianggap hal yang sama.
Dokter spesialis kulit dan kelamin Arini Widodo mengatakan bahwa purging adalah sebuah reaksi yang terjadi pada kulit saat menggunakan produk perawatan sebelum mencapai hasil yang diinginkan.
Sementara, breakout merupakan reaksi ketidakcocokan kulit terhadap produk perawatan yang digunakan berupa jerawat atau iritasi.
Selama ini, keduanya dianggap sebagai hal yang sama. Anggapan pengguna kosmetik dan skincare, baik purging maupun breakout menimbulkan efek iritasi pada wajah atau munculnya jerawat.
"Kalau purging itu lokasinya yang biasanya udah bruntusan, dia akan makin keluar. Kalau breakout yang tadinya enggak ada jerawat jadi ada jerawat, yang tadinya enggak ada apa-apa jadi ada apa-apa," ujar Arini dikutip dari Antara, Minggu (16/10).
Diketahui, produk-produk perawatan kulit yang mengandung retinol atau AHA-BHA kemungkinan akan menimbulkan efek purging.
Namun, hal tersebut sebenarnya wajar, sebab kulit sedang membersihkan diri. Pada kondisi purging, jerawat dan iritasi akan hilang dengan sendirinya dalam waktu relatif tidak lama.
Akan tetapi, beberapa produk perawatan kulit seperti face oil khususnya yang mengandung avocado oil dapat menimbulkan breakout atau ketidakcocokan.
Kondisi ini ditandai dengan semakin memburuknya kemunculan jerawat dan iritasi pada wajah. Solusinya, pemakaian produk tersebut harus segera dihentikan.
"Purging adalah sebuah proses jadi output-nya komedo dan jerawat. Ini akan segera hilang. Breakout enggak akan pernah berhenti, makin lama makin parah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter anak mengingatkan empat jenis infeksi jantung pada anak, mulai perikarditis hingga penyakit jantung reumatik yang masih sering ditemukan di Indonesia.
Presiden Prabowo mengganti pimpinan BGN setelah evaluasi 1,5 tahun. SOP, tata kelola, dan kualitas makanan MBG menjadi sorotan.
SPMB SMA-SMK Bantul 2026 mulai tahap input data. Kuota SMA dan SMK negeri mencapai 9.216 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.
Psikolog mengungkap penyebab sindrom pasca-haji. Jamaah haji bisa mengalami kerinduan mendalam pada Tanah Suci akibat pengalaman spiritual yang kuat.
Layvin Kurzawa resmi meninggalkan Persib Bandung usai BRI Super League 2025/2026. Eks PSG itu menyampaikan pesan emosional untuk Bobotoh.
Prasetyo Hadi memastikan pergantian pimpinan BGN tidak menghambat Program Makan Bergizi Gratis meski jadwal pelantikan belum diumumkan.