Advertisement
Grassrock Bawa Kenangan Rock 90-an di Hari Pertama Jogjarockarta
Sedikitnya 4.000 penonton memadati hari peertama Jogjarockarta 2022 di kawasan wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Sabtu (24/9/2022). - Harian Jogja - Galih Eko Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Grassrock membawa sedikitnya 4.000 penonton Jogjarockarta mengenang kembali era musik rock 90-an di kawasan wisata Tebing Breksi, Sleman, Sabtu (24/9/2022).
Grup musik yang dibentuk pada 1984 dan merilis album pertamanya pada 1990 itu tak kehilangan tajinya membawakan progresif rock dengan lengkingan gitar Eddie Kemput serta hentakan drum Rere.
Advertisement
Lagu Anak Rembulan (Peterson) dan Adakah Hasratmu jadi dua lagu penutup yang dibawakan Grassrock. “Terima kasih Jogjarockarta. Luar biasa,” ungkap vokalis Hans Sinjal, Sabtu malam.
Sebelum Grassrock hadir, Serigala Malam dan Superman Is Dead memanaskan arena moshpit panggung utama Jogjarockarta. Adapula Easy Peacy, The Hydrant dan Makara yang beraksi.
Burgerkill, Sangkakala, Ahmad Band kemudian berturut-turut tampil setelah Grassrock dengan Deadsquad sebagai penutup acara di hari pertama Jogjarockarta yang kali ini mengangkat tema History Continues.
Jogjarockarta 2022
Di luar panggung utama, dua panggung tambahan menjadi arena band-band lokal DIY dan Jawa Tengah untuk unjuk gigi menampilkan kecadasan musik-musik mereka.
CEO Jogjarockarta Anas Syahrul Alimi mengungkapkan konsep Jogjarockarta 2022 menjadi yang paling meriah dibanding penyelenggaraan sebelumnya karena ada tiga panggung dengan melibatkan puluhan penampil.
“Setiap tahun Jogjarockarta mencoba memberikan hal baru. Kali ini, konsep seperti inilah [tiga panggung puluhan penampil] yang kami berikan, terutama untuk grup-grup lokal yang butuh arena untuk tampil,” ujarnya.
Meski tak ada penampil internasional, Anas menegaskan gaung Jogjarockarta tak pudar mengingat sebagian besar penonton yang hadir di hari pertama maupun hari kedua nanti dari luar DIY.
Godbless
Di hari kedua, Minggu (25/9/2022), mereka yang tampil di panggung utama ada Hiatus Mantra, Prison of Blues, The Melting Minds, Voice of Baceprot, Death Vomit, Edane, Seringai, Godbless dan ditutup oleh Jamrud.
Kehadiran Godbless menjadi cukup istimewa karena sejak awal grup musik legendaris ini tak ada dalam line up. Ahmad Albar dan kawan-kawan baru diumumkan mepet sebelum hari pertama Jogjarockarta.
Kehadiran Godbless untuk menggantikan grup musik asal Amerika Serikat, Hoobastank, yang batal tampil karena gitarisnya mengalami kecelakaan.
Begitu Hoobastank batal, Anas mengaku langsung bergerak cepat menghubungi manajemen Godbless. “Dalam waktu dua jam, Godbless menyatakan siap untuk tampil di Jogjarockarta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
AS Tarik 2.000 Marinir dari Jepang, Perkuat Serangan Lawan Iran
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja 13 Maret 2026: Magrib 17.56 WIB
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
- 208 Dapur MBG DIY Dihentikan, SLHS Jadi Syarat Operasional
Advertisement
Advertisement







