Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 12 Oktober 2026 di Alkid, Ini Jadwalnya
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah lokasi pelayanan untuk memperpanjang SIM A dan SIM C sebelum masa berlaku berakhir.
Penyanyi cilik Jogja Genoveva Dinasty./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Siswa kelas VI SD Marsudirini Jogja Genoveva Dinasty alias Geno berhasil merilis lagu solo ketiga bertajuk Melangkah Bersama. Single yang mengangkat cerita tentang pentingnya hidup bersama dan tidak egois itu bisa dilihat di berbagai platform aplikasi musik atau digital store mulai Sabtu (28/5/2022).
Lagu tersebut diluncurkan melalui kerja sama antara Presiden Musikindo dengan label musik anak terbesar di tanah air yaitu Gema Nada Pertiwi (GNP) Record. Kesepakatan label besar itu tidak lepas dari rekam jejak Geno yang memiliki banyak prestasi di bidang musik. Salah satunya memperoleh Golden Award Asia Pasific Art Festival di Vietnam 2019 serta seabrek kompetisi musik baik lokal maupun nasional.
Geno mengatakan sebelum merilis solo ketiga ini, dua lagu sebelumnya telah diluncurkan bertajuk Irama Desaku yang Indah dan Warnai dengan Cinta. Selain itu ada dua single yang pernah diluncurkan bersama teman-temannya yaitu Sleman Sembada Optimis dan Mama Papa Sayang.
"Harapannya lagu ini bisa dinikmati masyarakat terutama anak-anak, karena memang cocok untuk anak bercerita tentang pentingnya kebersamaan," kata Geno di Kota Jogja, Kamis (26/5/2022).
Ia menceritakan mulai menyanyi sejak usia tiga tahun. Kemudian ikut les vokal sembari berlatih piano. Pada awalnya anak kelahiran 2010 ini hanya mengikuti sejumlah kompetisi. Hingga kemudian pada 2019 dilirik industri lokal yaitu Presiden Musikindo untuk masuk ke dapur rekaman. Geno pun harus mulai membagi waktu antara terus mengasah kemampuan menyanyi sembari tetap mengikuti pembelajaran di sekolah.
"Tetap bisa membagi waktu, biasanya kami menyanyi di Sabtu dan Minggu, kalau Senin sampai Jumat untuk sekolah. Sehingga masih bisa mengikuti [kegiatan sekolah]," ucapnya.
Pencipta lagu Melangkah Bersama Yunan Helmi menambahkan single tersebut diciptakan melalui diskusi dengan Geno serta orangtuanya. Di dalam lagu itu terselip pesan untuk tidak egois dan selalu menjaga kebersamaan. Dari sisi komposisi lebih banyak disertai beat atau ketukan agar musiknya lebih hidup.
"Pengambilan video kami ambil di tempat yang cerah warna warni salah satunya di parkiran sebuah kafe dan di Taman Alamanda Turi Sleman," ucapnya.
Pemilik Presiden Musikindo ini tidak menampik bahwa banyak pelaku industri lagu anak yang menyerah. Karena biaya yang tinggi namun pasarnya kadang susah. Akan tetapi, ia optimistis solo ketiga Geno bersama GNP ini banyak diminati masyarakat terutama anak-anak. "Tetapi sebenarnya lagu anak ini traffic-nya sangat tinggi, kalau konser anak tiketnya juga mahal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah lokasi pelayanan untuk memperpanjang SIM A dan SIM C sebelum masa berlaku berakhir.
Sleman masih kekurangan 83.726 lampu jalan. Anggaran pembangunan APJ direncanakan naik menjadi Rp30,6 miliar pada 2027.
Pegadaian meraih peringkat kedelapan dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai salah satu BUMN dengan layanan terbaik berkat transformasi digital dan p
MAMA Awards 2026 mengumumkan 12 penampil pertama. ENHYPEN, BABYMONSTER, LE SSERAFIM, dan Nayeon TWICE dijadwalkan tampil di Osaka pada 20–21 November.
Film Empat Musim Pertiwi digarap sejak 2017. Karya Kamila Andini ini mengangkat isu kekerasan seksual dan mewakili Indonesia di Oscar 2027.
Cek enam pengaturan WhatsApp untuk melindungi akun, membatasi privasi, mengunci aplikasi, dan memeriksa perangkat yang tertaut.