Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Maia Estianty. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Unggahan video yang memperlihatkan anak Maia Estianty tengah salat ditanggapi negatif oleh warganet.
Maia Estianty menuai cibiran warganet setelah mengunggah video putra sulungnya, Al Ghazali tengah menjalankan salat. Video itu, sempat diunggah ulang akun penggemar, @maiamussry di Instagram. Dalam video itu, Al mengenakan kaus hitam dan sarung tampak khusyuk menjalankan salatnya.
Bersama video singkat itu, Maia tampak menyelipkan caption “Masya Allah!!!”. Sayang, video tersebut nyatanya tak mendapat sambutan hangat penggemar dan warganet.
BACA JUGA: Rifka Anisa: Permendikbud Ristek 30/2021 Terobosan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Kampus
Tak sedikit warganet yang mengingatkan bahwa ibadah adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhan. Akun @shadijah63 misalnya mengatakan, “Sebaik-baiknya beribadah kepada Allah, hanya kita sendiri yang tahu.”
Komentar senada juga diungkapkan @mallatisykamran, “Beribadah cukup kita dan sang Ilahi saja yang tahu.” Akun @normasarivivi dalam komentarnya mengatakan, manusia tak seharusnya meminta pujian dari manusia.
“Ibadah sebaiknya jangan ria\' untuk mendapatkan pujian dari orang. Dikhawatirkan, pahalanya hilang. Mengingatkan saja,” ujarnya.
Meski begitu, tak sedikit warganet yang memuji Al Ghazali sebagai pria muslim yang baik. “Alhamdulillah, Mbak Maia beruntung punya anak yang saleh. Yang bisa mendoakan Mbak Maia,” kata akun @lisahariati19.
Akun @yanidwi_05 juga memuji Al Ghazali sebagai calon suami yang saleh. ”Semoga istrinya juga saleha dan dapat menjadi pembuka kunci surga untuk Mbak Maia,” tuturnya.
Artikel ini telah tayang di https://celebrity.okezone.com/dengan judul "Unggah Video Al Ghazali sedang Salat, Maia Estianty Dicibir Warganet"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Kroasia 2-1. Dua gol Mikel Merino menjaga La Furia Roja tetap sempurna di Grup A3.
MK menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Gibran tak dapat diterima. Mahkamah juga tak menemukan bukti ijazah setara SMA.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.