Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Maia Estianty. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Unggahan video yang memperlihatkan anak Maia Estianty tengah salat ditanggapi negatif oleh warganet.
Maia Estianty menuai cibiran warganet setelah mengunggah video putra sulungnya, Al Ghazali tengah menjalankan salat. Video itu, sempat diunggah ulang akun penggemar, @maiamussry di Instagram. Dalam video itu, Al mengenakan kaus hitam dan sarung tampak khusyuk menjalankan salatnya.
Bersama video singkat itu, Maia tampak menyelipkan caption “Masya Allah!!!”. Sayang, video tersebut nyatanya tak mendapat sambutan hangat penggemar dan warganet.
BACA JUGA: Rifka Anisa: Permendikbud Ristek 30/2021 Terobosan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Kampus
Tak sedikit warganet yang mengingatkan bahwa ibadah adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhan. Akun @shadijah63 misalnya mengatakan, “Sebaik-baiknya beribadah kepada Allah, hanya kita sendiri yang tahu.”
Komentar senada juga diungkapkan @mallatisykamran, “Beribadah cukup kita dan sang Ilahi saja yang tahu.” Akun @normasarivivi dalam komentarnya mengatakan, manusia tak seharusnya meminta pujian dari manusia.
“Ibadah sebaiknya jangan ria\' untuk mendapatkan pujian dari orang. Dikhawatirkan, pahalanya hilang. Mengingatkan saja,” ujarnya.
Meski begitu, tak sedikit warganet yang memuji Al Ghazali sebagai pria muslim yang baik. “Alhamdulillah, Mbak Maia beruntung punya anak yang saleh. Yang bisa mendoakan Mbak Maia,” kata akun @lisahariati19.
Akun @yanidwi_05 juga memuji Al Ghazali sebagai calon suami yang saleh. ”Semoga istrinya juga saleha dan dapat menjadi pembuka kunci surga untuk Mbak Maia,” tuturnya.
Artikel ini telah tayang di https://celebrity.okezone.com/dengan judul "Unggah Video Al Ghazali sedang Salat, Maia Estianty Dicibir Warganet"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.