Advertisement

Kenapa Gejala Covid-19 Tak Kunjung Sembuh?

Annasa Rizki Kamalina
Rabu, 10 November 2021 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Kenapa Gejala Covid-19 Tak Kunjung Sembuh? Ilustrasi wanita alami gejala awal Covid-19 - Freepik.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Gejala Covid-19 memang beragam, mulai dari demam, sesak napas, hingga anosmia. Bagi Anda yang pernah, sedang, atau sudah mengalami infeksi virus SARS-CoV-2, mungkin ada yang bertanya mengapa gejala yang dirasakan tak kunjung sembuh?

Menurut studi yang dilakukan di Prancis, dari 20 persen orang dewasa yang baru saja sembuh dari Covid-19, hanya satu orang yang benar benar terinfeksi SARS-CoV-2.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Hal tersebut diketahui karena hanya satu orang tersebut yang hasil tesnya memperlihatkan ada kehadiran antibodi dari virus Corona.

Berdasarkan penelitian tersebut, dapat dikatakan jika para partisipan yang ikut serta hanya berpikir mereka terkena Covid-19. Padahal bisa saja mereka tidak terinfeksi virus.

BACA JUGA: Polda: Hampir Semua SMA di DIY Punya Geng Pelajar

Studi yang telah dipublikasi dalam JAMA Internal Medicine ini mengatakan bahwa hasil penelitian dimungkinkan karena mindset yang membuat partisipan percaya bahwa mereka menderita COVID-19.

Selain itu, hal tersebut juga bisa disebabkan karena penyakit lain atau efek setelah sembuh dari Covid-19.

Melansir dari Centre for Infectious Disease Research and Policy University of Minnesota, gejala yang disebabkan mungkin dari penyakit lain akibat kurangnya aktivitas selama pandemi. Hal tersebut menyebabkan perilaku maladaptif dalam kesehatan.

Salah satu peneliti dari Universite de Paris Cedric Lemongne mengatakan bahwa bisa jadi ini faktor kewaspadaan berlebih dan kesalahan pola pikir.

“Gejala yang tak kunjung hilang ini menetap karena waspada yang berlebihan dan gaya hidup. Kekhawatiran inilah yang memperlama gejala," ujarnya seperti dikutip dari cidrap.umn.edu, Rabu (10/11/2021).

Pada dasarnya, jika Anda memiliki pikiran negatif, perasaan akan memburuk dan membuat Anda seolah-olah memang dalam keadaan negatif tersebut. Hal yang sama bisa berlaku pada gejala Covid-19.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

IKM Center Kota Magelang Dibuka, Jadi Wadah Promosi Pelaku Usaha

News
| Jum'at, 03 Februari 2023, 02:27 WIB

Advertisement

alt

Traveloka Dorong Digitalisasi Pariwisata di DIY

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement