Advertisement

Jika Anda Ingin Panjang Umur, 4 Makanan Ini Wajib Dijauhi

Ithamar Yaomi DC
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 23:17 WIB
Budi Cahyana
Jika Anda Ingin Panjang Umur, 4 Makanan Ini Wajib Dijauhi Sereal sering sekali dijual dan dilabeli sebagai makanan sehat, tetapi sereal merupakan makanan instan. - Medical Daily

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Makanan yang kurang sehat kerap kali disukai, misalnya soda segar atau makanan cepat saji.

Menurut laporan dari Eat This, Jumat (22/10/2021), beberapa ahli percaya bahwa ada makanan yang tidak layak untuk dikonsumsi. Courtney D'Angelo, penulis di Fit Healthy Momma menyarankan untuk berhenti mengonsumsi daftar makanan:

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

  1. Selai kacang rendah lemak

Selai kacang adalah camilan yang bagus untuk dipilih untuk meningkatkan protein dan lemak sehat. Namun menurut D'Angelo, memilih opsi "kurang lemak" bisa membawa beberapa konsekuensi.

"Apa yang terjadi ketika suatu merek mengurangi lemak dalam selai kacang dan menambahkan bahan lain yang kurang sehat," kata D'Angelo.

Bahan makanan yang kurang baik bagi tubuh bila dikonsumsi untuk jangka panjang adalah gula atau sirup jagung.

  1. Sereal manis

Kabar buruk, sereal manis memiliki asupan gula yang tinggi (terutama di pagi hari) meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.

  1. Keripik kentang

Keripik kentang mungkin enak, tapi camilan ini bisa menghabiskan terlalu banyak kalori lemak hanya dalam sekali duduk. 

"Hanya satu ons keripik kentang biasa memiliki sekitar 152 kalori dan 10 gram lemak," kata D'Angelo.

Artinya, hanya beberapa genggam saja bisa membuat Anda melebihi angka 500 kalori.

  1. Gorengan

D'Angelo memperingatkan bahwa menggoreng makanan adalah salah satu metode memasak yang tidak sehat dan harus dilakukan dalam jumlah sedang.

"Karena makanan ini tinggi lemak, kalori, dan garam karena minyak yang digunakan saat menggoreng, dan banyak di antaranya. Minyak mengandung lemak trans, yang dapat meningkatkan kolesterol LDL (low-density lipoprotein) Anda," kata D'Angelo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Relawan GP Mania Bubar, Bukti Jokowi Tingggalkan Ganjar?

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement