Harga Pertamax Melonjak, Apindo Khawatir Biaya Usaha Membengkak
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Sayuran hijau/mogreenjuice.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Testosteron adalah hormon yang memengaruhi dorongan seks, kesehatan tulang dan otot, produksi sperma dan produksi sel darah. Meskipun hormon ini diidentikan sebagai hormon pria, tetapi hormon ini juga dimiliki oleh wanita.
Seiring bertambahnya usia, testosteron menurun, tetapi faktor lain juga dapat menyebabkan testosteron rendah, termasuk obat-obatan tertentu, kadar lemak tubuh yang tinggi dan beberapa kondisi kesehatan.
Testosteron rendah, juga disebut hipogonadisme atau T rendah, terjadi ketika kadar testosteron turun di bawah 300 nanogram/desiliter (ng/dL).
Testosteron rendah dapat diobati secara medis melalui terapi penggantian testosteron. Selain itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi pola diet yang kaya akan makanan yang mengandung nutrisi penting untuk menjaga kadar testosteron yang sehat.
Sebagaimana dilansir Healthline, Jumat (22/10/2021), berikut beberapa makanan kaya nutrisi yang dapat membantu meningkatkan kadar testosteron Anda.
Sayuran berdaun hijau gelap adalah sumber mikronutrien yang sangat baik, termasuk magnesium, mineral yang sangat penting untuk menjaga kadar testosteron yang optimal, terutama pada pria yang lebih tua.
Sebuah penelitian yang lebih tua pada 399 pria berusia 65 tahun atau lebih menemukan bahwa mereka yang memiliki kadar magnesium lebih tinggi dalam darah mereka memiliki kadar testosteron lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar magnesium lebih rendah.
Selain itu, sebuah penelitian pada pria Taiwan menemukan bahwa asupan rendah sayuran berdaun hijau dikaitkan dengan kadar testosteron yang lebih rendah.
Produk kakao seperti bubuk kakao dan biji kakao kaya akan magnesium dan antioksidan flavonoid, yang keduanya penting untuk testosteron.
Flavonoid merupakan senyawa tumbuhan yang memiliki efek antioksidan dan anti inflamasi yang kuat di dalam tubuh.
Studi menunjukkan bahwa flavonoid tertentu, termasuk flavonoid kakao seperti quercetin dan apigenin, dapat membantu meningkatkan produksi testosteron dari sel di testis yang disebut sel Leydig.
Ikan berlemak seperti salmon dan sarden kaya akan nutrisi yang penting untuk kesehatan hormonal, seperti vitamin D, seng, dan asam lemak omega-3.
Menambahkan sumber lemak sehat seperti ikan berlemak ke dalam makanan Anda kemungkinan besar bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan hormonal.
Terlebih lagi, ikan berlemak adalah sumber seng, vitamin D, dan protein yang baik, nutrisi yang penting untuk menjaga kadar testosteron yang sehat.
Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa pria dengan kadar vitamin D yang lebih rendah cenderung memiliki testosteron yang lebih rendah daripada pria dengan kadar vitamin D yang lebih tinggi. Ini karena vitamin D sangat penting untuk kesehatan reproduksi pria.
Kuning telur kaya akan lemak sehat, protein, dan selenium, mineral yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh.
Menurut beberapa penelitian di tabung reaksi dan hewan, selenium dapat membantu meningkatkan produksi testosteron dengan mengaktifkan jalur tertentu dan ekspresi gen tertentu.
Namun perlu diingat bahwa telur utuh jauh lebih bergizi daripada putih telur biasa, karena kuning telur mengandung sebagian besar zat gizi mikro.
Buah beri, ceri, dan delima kaya akan antioksidan flavonoid, yang dapat membantu melindungi sel-sel penghasil testosteron dari kerusakan dan meningkatkan produksi testosteron.
Delima, beri, dan ceri dapat melindungi terhadap peradangan yang disebabkan oleh obesitas, yang dapat menurunkan kadar testosteron.
Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah-buahan ini dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan hormonal.
Alpukat mengandung magnesium dan mineral yang disebut boron, yang menurut penelitian dapat bermanfaat bagi kadar testosteron.
Boron adalah mineral yang tampaknya mempengaruhi metabolisme testosteron dalam tubuh dan dapat melindungi terhadap degradasi testosteron.
Meskipun saat ini tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen boron untuk meningkatkan testosteron, menambahkan sumber makanan mineral ini, seperti alpukat, dapat membantu menjaga kadar testosteron yang sehat.
Kerang adalah sumber seng, selenium, dan asam lemak omega-3 yang sangat baik, yang semuanya dapat mendukung kadar testosteron yang optimal.
Karena perannya yang penting dalam kesehatan reproduksi, defisiensi zinc dapat menyebabkan hipogonadisme.
Makan makanan tinggi nutrisi penting untuk menjaga kadar testosteron yang optimal seperti seng, selenium, dan lemak omega-3 dapat mendukung kesehatan hormonal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.