Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Ilustrasi vitamin D untuk kesehatan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D memberikan sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan depresi, penyerapan kalsium hingga fungsi sel yang lebih baik.
Vitamin D terjadi secara alami ada pada beberapa makanan yang Anda konsumsi, atau dapat Anda peroleh melalui suplemen nutrisi juga dari sinar matahari.
Orang cenderung menderita kekurangan vitamin D, dan pada akhirnya memilih untuk konsumsi suplemen vitamin D. Namun, konsumsi berlebihan bisa berbahaya karena bisa membuat keracunan vitamin D.
Keracunan vitamin D terjadi ketika kadar meningkat melebihi 150 ng/ml. Itu terutama terjadi ketika seseorang mengonsumsi suplemen selama bertahun-tahun tanpa memantau kadar darah.
Perlu diketahui, melalui diet dan paparan sinar matahari saja, keracunan vitamin D tidak mungkin terjadi. Nutrisi ini, karena disimpan dalam lemak tubuh, membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dikeluarkan dari sistem bahkan setelah Anda menghentikan suplementasi.
Ingin tahu apa saja tanda-tanda tubuh keracunan vitamin D? Berikut tanda-tandanya, menurut Times Now News, Jumat (15/10/2021).
Kondisi seperti diare, sembelit dan sakit perut umum dijumpai pada seseorang yang menderita intoleransi makanan atau sindrom iritasi usus besar. Namun, ini bisa menjadi gejala keracunan vitamin D. Suplementasi vitamin D yang tinggi, dari waktu ke waktu, dapat menyebabkan sembelit dan sakit perut, sehingga harus dianggap sebagai tanda overdosis. Mual dan muntah juga dapat terjadi jika terjadi keracunan.
Tanda lain yang dapat langsung Anda ketahui adalah sering buang air kecil. Ini terjadi ketika kadar vitamin D meningkat secara drastis, kadar kalsium dalam darah juga meningkat sehingga mengakibatkan gejala seperti sering buang air kecil.
Rasa lemah ini dapat disebabkan oleh peningkatan kadar kalsium, juga dikenal sebagai hiperkalsemia, dalam darah karena keracunan vitamin D. Anda mungkin juga mengalami pusing, kebingungan, dan kelelahan saat keracunan vitamin D.
Ketika kadar vitamin D Anda meningkat secara drastis, batu ginjal, kerusakan ginjal, dan cedera dapat terjadi. Overdosis kalsium yang muncul karena keracunan vitamin D dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
Meskipun vitamin D sangat baik dalam membantu menjaga kesehatan tulang Anda, nyatanya segala sesuatu yang berlebihan justru berdampak buruk, terutama pada kepadatan dan kekuatan tulang Anda, jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin D. Untuk mengatasi efek negatif ini, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang kaya vitamin K2, daging dan susu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Basarnas mengungkap dugaan penyebab Kapal Virgo Transport 8 terbalik setelah dihantam gelombang di lambung kanan saat melintas di Laut Jawa.
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta rincian biaya resminya.