Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Jadwalkan Periksa Pemilik Maktour
KPK menjadwalkan pemeriksaan pemilik Maktour, Fuad Hasan Masyhur, sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan negara Rp622 miliar.
Titi DJ. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Penyanyi Titi DJ baru saja mendapatkan suntikan vaksin COVID-19. Ia pun menjelaskan alasan baru divaksin sekarang.
"Alhamdulillah, akhirnya kami vaksin! Tadi siang kami: aku, anakku @daffabedamned dan adikku @agung.i.perkasa melakukan vaksin pertama kami! Yeaiiiy!" tulis Titi DJ.
Ternyata alasan dirinya baru divaksin karena Titi mengidap autoimun. Tapi setelah melakukan pemeriksaan, Titi DJ aman untuk suntik vaksin.
Baca juga: Reza Artamevia Rajin Olahraga Usai Keluar dari Penjara
"Kenapa baru sekarang? Karena kami bertiga punya autoimun, jadi kami harus konsultasi terlebih dahulu ke dokter, apakah kami layak untuk di vaksin. Dan setelah diperiksa oleh dokter beberapa minggu yang lalu," imbuhnya.
"Alhamdulillah kami bisa dan layak divaksin. Lalu mulailah kami mendaftar untuk vaksin," imbuhnya.
Sempat khawatir dan takut karena mengidap autoimun, Titi DJ sampai bertanya ke Ashanty yang sama-sama mengidap autoimun. Ibu Stephanie Poetri itu pun berterima kasih ke Ashanty.
Baca juga: Tubuh Kembali Ideal, Begini Cara Diet Baim Wong
"Tadi kami mendapat vaksin dosis pertama di GOR Cilandak. Terima kasih @ashanty_ash sayang (sesama penderita autoimun) yang sudah memberi info. Terima kasih juga ibu Yanti dan team di GOR Cilandak," pungkasnya.
Tak lupa Titi DJ mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksin COVID-19. Hal ini karena vaksin berguna untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.
"Yang belum vaksin, ayo daftar dan lakukan vaksin, untuk melindungi diri sendiri dan melindungi orang lain, dan supaya kita tidak mengalami gejala berat bila terkena covid-19. Dan yang juga penting dengan divaksin kita bisa membantu mengurangi penyebaran virus corona dan juga mengakhiri pandemi ini. YUK BISA YUK INDONESIA!" tutup Titi DJ.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menjadwalkan pemeriksaan pemilik Maktour, Fuad Hasan Masyhur, sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan negara Rp622 miliar.
Rangkaian agenda ini dipusatkan secara bergiliran pada satu desa di tiap wilayah kecamatan, menjadikannya ajang komunikasi langsung yang menjangkau akar rumput.
Polres Bantul menangkap empat tersangka kasus peredaran psikotropika dan menyita 118 tablet berbagai jenis dalam operasi di Pandak dan Sewon
Video kecelakaan Tesla, BYD, dan Xiaomi sering viral di media sosial. Pakar menilai fenomena itu lebih dipengaruhi algoritma dibanding kualitas kendaraa
Alexander Isak jadi man of the match Swedia vs Tunisia: 1 gol + 2 assist, rating 8,8. Simak perannya di kemenangan 5-1.
Kemenkeu mengusulkan pagu indikatif Rp49,8 triliun untuk 2027. Anggaran difokuskan pada stabilitas fiskal, layanan publik, dan transformasi ekonomi.