Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Gejala kolesterol/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Kebanyakan orang mengetahui hal-hal buruk tentang bahaya kolesterol. Bayangkan zat seperti lemak seperti lilin dalam aliran darah dapat menyumbat arteri yang menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
Namun, tidak semua kolesterol itu sama. Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yakni kadar kolesterol baik (HDL) dan kadar kolesterol jahat (LDL).
Melansir dari Health Enews, Jumat (20/8/2021), HDL merupakan kolesterol \'baik\' yang sebenarnya menurunkan risiko penyakit jantung, dan beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu Anda meningkatkan kadar HDL Anda.
Baca juga: Duta Anak Jogja Dorong Anak Adaptif dan Kreatif di Masa Pandemi
“Mereka [HDL] bertindak seperti pemulung dengan menghilangkan plak LDL dari dinding arteri. Kadar HDL Anda setidaknya harus 40, dan idealnya bahkan lebih tinggi,” kata ahli jantung bersertifikat di Klinik Medis Aurora Wilkinson, Robert Panther.
Sedangkan LDL terbentuk di dinding arteri sebagai plak, yang dapat pecah dan menyebabkan darah menggumpal di arteri yang menyebabkan serangan jantung atau stroke.
“Kadar LDL Anda kurang dari 130, dan sebaiknya di bawah 100,” sarannya.
Baca juga: Mendaki Sepikul, Gunung Purba Sarat Legenda
Panther mengatakan bahwa mengontrol kolesterol untuk mengurangi risiko serangan jantung melibatkan lebih dari sekadar menurunkan kolesterol LDL.
“Memiliki kadar kolesterol HDL yang memadai sama pentingnya karena kadar yang lebih tinggi tampaknya melindungi terhadap penyakit jantung. Statin efektif dalam menurunkan kolesterol jahat, tetapi memiliki dampak minimal dalam meningkatkan HDL,” ucapnya.
Untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, Anda dapat melakukan 6 hal berikut:
1. Lakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari
Anda tidak boleh malas melakukan aktivitas fisik. Ada banyak aktivitas fisik yang dapat Anda lakukan, mulai dari menaiki anak tangga atau berlari kecil di sekitar rumah. Cara ini dapat meningkatkan HDL sekitar lima poin.
2. Tingkatkan asupan serat larut Anda
Hal utama yang dilakukan tentu adalah mengubah pola makan Anda menjadi lebih sehat. Anda bisa meningkatkan makanan mulai dari gandum, kacang-kacangan, kacang polong, buah jeruk, stroberi, apel.
3. Beralih ke diet kaya lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda
Apabila sebelumnya Anda mengonsumsi makanan yang mengandung minyak tak sehat, Anda harus menyingkirkan itu semua demi mendapatkan kadar kolesterol baik.
Anda bisa mendapatkannya melalui minyak zaitun, minyak canola, minyak kacang tanah, minyak safflower, minyak wijen, alpukat, selai kacang, banyak kacang-kacangan dan biji-bijian.
4. Hindari asam lemak trans
Asam lemak trans dapat ditemukan dalam makanan yang dipanggang, makanan ringan, makanan yang digoreng, margarin stik dan olesan lainnya. Sebisa mungkin Anda menjauhi atau mengurangi makanan yang diolah dengan asam lemak trans.
5. Turunkan berat badan berlebih
Tentu hal ini juga tidak boleh Anda lupakan, menurunkan berat badan dengan olahraga. Mulailah dengan yang mudah, seperti skipping atau berjalan di treadmill. Anda akan mendapatkan keuntungan jika menurunkan berat badan berlebih, yakni kadar HDL Anda meningkat.
6. Berhenti merokok
Apabila Anda merupakan perokok aktif, cobalah untuk berhenti. Selain membahayakan tubuh Anda, asap rokok Anda akan membahayakan perokok pasif di sekitar Anda. Apabila Anda berhasil berhenti merokok, kadar HDL akan meningkat secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
KMP Bontang Express II terbakar di area parkir Pelabuhan Ketapang. Kapal dalam kondisi off dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di tengah pergerakan harga emas yang fluktuatif, Pegadaian menghadirkan solusi investasi yang aman dan terencana melalui produk Cicil Tabungan Emas.