Mataram Legacy Run 2026 Ajak Pelari Susuri Gang Bersejarah Kotagede, Ini Jadwalnya
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
Ilustrasi Menstruasi/ist-classic105
Harianjogja.com, JOGJA- Perempuan bisa mengalami gangguan menstruasi termasuk perempuan yang belum menikah. Salah satu yang paling umum terjadi adalah menstruasi tidak teratur. Apa ya penyebabnya?
Menurut dr. Edwin Thia, dokter kandungan dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, ada beragam penyebab gangguan menstruasi yang dialami perempuan.
"Ada banyak penyebab menstruasi tidak teratur. Alasan paling umum bisa jadi adalah masalah terkait stres dan berat badan," ungkapnya, dikutip dari forum Smarterhealth.id, baru-baru ini.
dr Thia mengatakan faktor gaya hidup memegang peranan penting dalam pencetus gangguan menstruasi yang dialami perempuan.
Baca juga: Tak Perlu Malu Dibilang Cengeng, Menangis Ternyata Ada Manfaatnya
Selain stres dan masalah berat badan, pola makan tidak teratur, kurang istirahat, hingga kebiasaan minum alkohol dan merokok juga dapat menyebabkan gangguan menstruasi.
Untuk itu, perempuan yang mengalami gangguan menstruasi alias menstruasi tidak teratur diminta untuk mengubah gaya hidup.
"Seseorang dapat makan secara sehat dengan pola makan yang seimbang, berolahraga secara teratur, mengurangi asupan alkohol, berhenti merokok dan istirahat yang cukup di malam hari. Tindakan sederhana ini dapat membantu meringankan gejala," tambahnya lagi.
Baca juga: Kebersihan Vagina Perlu Dijaga saat Menstruasi. Begini Caranya...
Namun jika gangguan menstruasi masih terus terjadi meski Anda sudah melakukan perubahan gaya hidup atau disertai dengan masalah kesehatan lain, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.
"Jika masalah terus berlanjut atau jika ada gejala lain yang lebih serius, temui dokter kandungan Anda untuk menyelidiki lebih lanjut," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol kemenangan tim tamu.
Kedubes Singapura membantah kabar kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal pada 18 Oktober 2026. Dino mengaku berada di Perth, Australia.
Prabowo menerima Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto untuk membahas 384 peserta P3MD dan rencana magang pada Januari-Februari 2027.