Sikomhati Diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk Cegah Bullying
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Minum air adalah kegiatan yang sering dilakukan di sela aktivitas sehari-hari. Sering kali kita lupa untuk menghabiskan air minum di gelas lalu membiarkannya terbuka semalaman.
Jika demikian, amankah untuk tetap meminumnya?
Seperti yang diketahui, air minum yang tertinggal di gelas terbuka rawan terkena debu, kotoran atau mungkin serangga yang jatuh ke dalam gelas. Ini bisa meninggalkan kotoran yang tidak sehat. Demikian dilansir dari The Healthy.
Maka dari itu, air minum yang tertinggal di gelas terbuka bisa dibilang tidak terlalu sehat. Sebaiknya ambil gelas dan tuang air minum baru dari galon untuk dikonsumsi.
Baca juga: Ingin Mendaftar CPNS? Simak dulu Syarat Umumnya!
Di sisi lain, wadah tertutup seperti botol atau kendi bisa menimbulkan masalah, terutama karena kulit kita dilapisi dengan keringat, debu, sel kulit, dan bahkan kotoran hidung.
Begitu kita memasukkan botol ke dalam mulut kita, ini semua dapat "mencuci balik" ke dalam air yang tersisa, menyebabkan kontaminasi.
Padahal, kata Marc Leavey, MD, spesialis perawatan primer di Mercy Medical Center di Massachusetts, jika dibiarkan berinkubasi selama berjam-jam, itu berpotensi mencemari air, dan membuat Anda sakit dengan memperkenalkan kembali bakteri itu.
Setelah Anda meletakkan bibir Anda ke botol, Anda harus mengonsumsi air di botol itu sekaligus dan kemudian membuang atau menggantinya dengan botol bersih.
Baca juga: Masih Labil, Usia 20-40 Tahun Jadi Sasaran Empuk Radikalisme
Maka dari itu, tidak disarankan untuk berbagi botol air minum Anda dengan orang lain. Seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti pasien transplantasi, mereka yang menjalani kemoterapi, atau orang yang hidup dengan HIV/AIDS , tidak boleh terkena air yang terkontaminasi.
Untuk menghindari kontaminasi, dr. Leavey menyarankan untuk menghindari memasukkan mulut ke dalam botol. "Tuangkan saja ke dalam cangkir atau tuangkan langsung (tanpa menempel) ke mulut Anda," ujarnya.
Selain itu, untuk menjaga diri Anda tetap aman, jangan minum air kemasan dalam botol plastik yang sudah melewati tanggal kadaluwarsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan