Advertisement
Kenali Perbedaan Insomnia dan Hipersomnia, Ini Ulasannya
Ilustrasi tidur
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Di masa pandemi ini gangguan tidur di alami oleh semua masyarakat di dunia. Istilah coronasomnia mencuat ke permukaan untuk menyebut fenomena ini.
Masalah Coronasomnia bersumber dari gangguan tidur Insomnia dan juga Hipersomnia. Praktisi kesehatan tidur, dr. Andreas Prasadja mengatakan keduanya merupakan dua penyakit gangguan tidur yang berbeda. “Insomnia gangguan tidur dimana penderitanya sulit tidur. Sebaliknya, hipersomnia membuat penderitanya mengalami kantuk berlebihan di siang hari. Hal itu membuat tidur malam mereka lebih lama,” katanya pada acara virtual Philips, Selasa (16/3/2021).
Advertisement
BACA JUGA : Coronasomia, Insomnia saat Pandemi Corona
Penderita insomnia pada saat tidur cendrung mengalami kecemasan, sulit untuk terlelap. Bahkan akan mudah terbangun dan terjaga terus-menerus.
Sedangkan penderita hipersomnia sulit untuk mengatasi rasa kantuknya. Bahkan bisa tidur dalam situasi apapun dan dimanapun.
Baik Insomnia dan Hipersomnia, efeknya sangat berbahaya pada pasien. Bila dibiarkan terlalu lama akan membuat metabolisme seseorang berkurang, kekuatan otak menurun, kemudian gangguan pada mental.
Andreas mengatakan, sebagi langkah awal untuk penyebuhan penyakit tersebut haruslah di cari faktor dan sumber gejala.
BACA JUGA : Atasi Insomnia dengan Enam Cara Ini
“Bila sudah ditemukan sumber yang menjadi masalah dalam gangguan tidurnya, maka pasien haruslah meningggalkan kebiasaan buruk tersebut. Itu merupakan cara yang paling sederhana untuk menyebuhkan. Namun bila terlalu sulit, pilihan berkonsultasi dengan dokter adalah yang paling tepat,” tutup Andreas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








