Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Robby Purba/instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -Tayangan video selebriti Robby Purba yang terlihat mendorong seorang pelayan sebuah restoran ramai di media sosial.
Video tersebut memicu netizen mengkritik dan membully Robby Purba yang dianggap kasar. Bahkan, disebutkan jika pelayan yang didorong itu adalah seorang perempuan.
BACA JUGA : Perjuangan Robby Purba Demi Perut Six Pack: Lupa Rasa
Akibat beredarnya video itu, akun media sosial Robby Purba pun diserbu netizen yang mencacinya karena tindakannya tersebut.
Namun, akhirnya setelah merasa gerah dan terganggu dengan serbuan netizen, Robby Purba pun angkat bicara.
Dia mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah rekayasa untuk keperluan social experiment. Bahkan, pria yang didorongnya itu bukanlah seorang pelayan sungguhan, melainkan temannya sendiri.
BACA JUGA : Robby Purba dan Sophia Latjuba Pacaran? Begini Jawaban
"INi dia Om Zakky, partner kerja aku selama 5 tahun diTrans7 dan dia adalah pemeran "waiter" dalam video experiment "Kang Dorong," tulisnya dalam caption video dirinya bersama pemeran social experiment itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Standar kerja layak ekonomi platform dari ILO menjadi momentum memperkuat perlindungan ojol, kurir online, dan pekerja digital di Indonesia.
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Pemerintah mempercepat bansos digital setelah ditemukan lebih dari 40% bantuan sosial tidak tepat sasaran. Sistem baru diklaim lebih akurat dan cepat.
Taman Nasional Kutai menjaga enam flora penting Kalimantan, mulai ulin, pasak bumi, meranti hingga anggrek hitam demi kelestarian ekosistem.