Advertisement
Wisatawan di Indonesia Paling Suka Wisata Gunung dan Air
Wisata arung jeram - Bisnis/Andhika
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Ada beragam tujuan wisata di Indonesia. Namun, wisata pegunungan di Indonesia masih menjadi favorit minat wisatawan dalam maupun luar negeri.
Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, tren wisata petualangan khususnya di alam terbuka yang tetap memperhatikan protokol kesehatan menjadi semakin populer. Pola wisata saat ini pun bergeser dari wisatawan dalam jumlah besar menjadi wisatawan aman dan sehat.
Advertisement
Cecilia Vita, Ketua Assosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) menuturkan dalam 10 tahun terakhir Wisata Petualangan khususnya gunung menjadi salah satu wisata minat khusus yang sangat diminati, tidak hanya oleh para petualang domestik, tetapi juga mancanegara. Beberapa diantaranya adalah wisata pendakian gunung dan wisata air dengan arung jeram.
Baca juga: Tren Rapat Virtual Akan Terus Berlanjut Setelah Covid-19 Berakhir
Tingkat kunjungan di kawasan pendakian menjadi sangat tinggi karena keinginan pendaki yang ingin melihat indahnya Indonesia. Tidak hanya gunung-gunung di Pulau Jawa saja yang kerap dibanjiri pendaki, bahkan sampai Gunung di ujung Sabang yakni Gunung Leuser, ke Gunung di Papua yakni Gunung Carstenz.
“Para Tour Operator, atau pebinis wisata petualangan, berlomba meningkatkan kualitas perjalanannya, dan mensertifikasi para pemandunya," paparnya, Jumat (27/11/2020).
Amalia Yunita, Ketua PB Federasi Arung Jeram Indonesia mengemukakan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terpuruk akibat pandemi ini. Padahal selain wisata gunung, salah satu sub sektor dalam parowisata adalah wisata arung jeram yang sudah sangat dikenal di Indonesia.
Baca juga: Tanaman-Tanaman Ini Dapat Meningkatkan Imunitas Tubuh
“Wisata arung jeram mayoritas berada di lingkungan yang masuk dalam zona hijau Covid 19, sehingga diharapkan wisata ini dapat kembali tumbuh, dengan adanya protokol CHSE dengan label I do Care," tuturnya.
Oleh sebab itu, Poernomo Siswoprasetijo, President/CEO PATA Indonesia mengatakan bahwa pihaknya tidak berdiam diri selama ada pandemi Covid-19 dan terus berupaya ikut membangkitkan pariwisata Indonesia dengan menggelar event ini secara online.
"Saat ini diutamakan wisatawan domestik. Jadi, kami mendukung upaya Kemenparekraf yang tengah mengajak wisatawan Nusantara untuk jangan ragu traveling di dalam negeri selama era new normal," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








