Ekspor Furnitur Ditargetkan US$6 Miliar, Industri Minta Akses Modal
Industri furnitur membidik ekspor US$6 miliar pada 2031, tetapi keterbatasan modal kerja dan akses pembiayaan masih menjadi tantangan.
Ilustrasi ibu dan anak remaja/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Orang tua biasanya mulai resah saat mengetahui anak suka berbohong. Terkadang anak berbohong untuk menghindari hukuman atas hal yang mereka kerjakan. Beberapa anak bisa berbohong karena dia belum bisa membedakan mana hal yang benar dan mana yang tidak.
Untuk mengatasinya, berikut lima tips untuk orang tua ketika menghadapi anak yang mulai berbohong :
1. Prinsip kejujuran adalah kebijakan terbaik
Seperti pepatah kuno, \'kejujuran adalah kebijakan terbaik\' juga memiliki relevansi di zaman sekarang. Jadikan itu aturan keluarga dan minta semua orang untuk mempraktikkannya. Seorang anak meniru orang yang lebih tua dan menyerap apa yang dilihatnya. Mempraktikkan kejujuran pada diri sendiri akan membuatnya menghargai pentingnya bersikap jujur.
2. Berikan contoh dan buat skenario
Mengajar melalui contoh dan cerita adalah cara terbaik untuk menyampaikan pesan Anda. Jika Anda melihat anak sering berbohong, maka yang terbaik adalah menghentikan kebiasaan itu. Setelah beranjak dewasa, anak-anak biasanya membawa kebiasaan masa kecilnya yang bisa menjadi masalah bagi dirinya di kemudian hari.
Baca Juga: Pelanggar Protokol Kesehatan Makin Banyak di Tengah Meningkatnya Kasus Covid-19
Buat mereka membaca cerita tentang kejujuran, biografi orang-orang yang jujur, dan kutipan tentang betapa pentingnya bersikap jujur.
3. Yakinkan bahwa dia bisa mengatakan yang sebenarnya
Biasanya anak-anak berbohong ketika mereka takut akan konsekuensi negatif. Mereka mungkin takut dimarahi jika mengungkapkan kebenaran.
Untuk menghindari skenario seperti itu, yakinkan anak bahwa dia dapat mempercayai Anda dengan apa pun. Dengan cara ini, dia tidak hanya akan merasa nyaman untuk mendiskusikan masalah dengan Anda, tetapi juga mengungkapkan secara jujur, daripada berbohong.
4. Cari tahu alasan di baliknya
Baca Juga: Demi Kesehatan Kulit, Begini Tips Memilih Sabun Mandi yang Tepat
Seringkali anak berbohong karena alasan tertentu. Mulai dari membual tentang berbagai hal hingga menghindari tanggung jawab. Cari tahu alasan di balik kebohongan mereka yang terus-menerus dan bantu mereka mengatasi kebiasaan itu. Jika tidak ditangani tepat waktu, berbohong bisa menjadi kebiasaan permanen saat mereka dewasa.
5. Diskusikan konsekuensi dan sistem peringatan
Bicaralah dengan anak Anda tentang apa yang mungkin terjadi jika dia berbohong tentang sesuatu. Itu tidak hanya dapat memberi label mereka sebagai orang yang tidak jujur tetapi juga akan mencegah orang lain mempercayainya di masa depan. Anda juga bisa memasang sistem peringatan yang akan mencegahnya mengambil jalan ketidakjujuran.
Hindari memarahi dan berteriak, karena dapat memperburuk masalah. Jika masalahnya semakin serius, maka Anda juga dapat meminta bantuan profesional untuk menanamkan kejujuran pada anak Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Industri furnitur membidik ekspor US$6 miliar pada 2031, tetapi keterbatasan modal kerja dan akses pembiayaan masih menjadi tantangan.
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan tidak ada PSN atau proyek cetak sawah di TN Wasur. Lahan bekas karhutla harus dikembalikan sesuai fungsi ruangnya.