Advertisement

Ketagihan Memencet Komedo? Ini Penjelasan Dokter...

Newswire
Minggu, 20 September 2020 - 07:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ketagihan Memencet Komedo? Ini Penjelasan Dokter... Bentuk hidung - Kabar24/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Hidung yang dipenuhi dengan komedo hitam atau blackhead, kerap membuat kita gemas. Kita pun akan memencetnya agar komedo terangkat.

Meski menjijikan, tetapi setelah berhasil menghilangkan komedo, Anda akan merasa sebuah kepuasan, bukan?

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Setiap kali mereka melakukannya, otak melepaskan sedikit dopamin dan itu adalah jenis neurotransmitter yang juga dilepaskan pada banyak perilaku adiktif," kata Dr. Michelle Henry, Instruktur Klinis Dermatologi di Weill Medical College.

Dopamin secara langsung memengaruhi emosi serta sensasi Anda terhadap kesenangan dan rasa sakit.

Baca Juga: Harry Styles Diincar untuk Bermain di My Policeman

Ini mengontrol pusat penghargaan otak, yang menjelaskan mengapa memencet komedo sangat membuat ketagihan dan sangat sulit dihentikan, tambah Henry.

Setiap sesi memencet tentu akan menyebabkan kerusakan kulit, terutama jika dilakukan setiap hari.

"Memencet, menarik, atau mendorong,, semua itu dapat meregangkan elastisitas di selitar pori-pori, yang membuatnya semakin lebar dan besar, dan tidak akan kembali ke bentuk semula," lanjut Henry.

Baca Juga: Rekor Lagi di Indonesia, Kasus Harian Covid-19 Tembus 4.168

Pada akhirnya, ia menambahkan, hal inimerusak kulit dengan menyebabkan peradangan, hiperpigmentasi, dan jaringan parut.

"Memencet juga dapat memasukkan bakteri, minyak, dan kotoran dari tangan ke pori-pori, yang dapat menyebabkan lebih banyak komedo," tandasnya, dilansir Clinique.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petinggi Golkar Curiga Ada Pihak Ingin Amandemen UUD 1945

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement