Usulan KPK Tangani Perkara Eks Jampidsus Dinilai Masih Terlalu Dini
Ketua KPK menyatakan masih terlalu dini membahas pengambilalihan perkara yang kini ditangani Kejaksaan Agung. Mekanisme supervisi tetap mengikuti aturan.
Nia Ramadhani. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA – Artis sekaligus istri dari pengusaha Ardi Bakrie, Nia Ramadhani kembali bikin heboh. Kali ini, Nia mengungkapkan dirinya tak mengetahui bentuk buah markisa.
Hal itu terungkap saat Nia menjadi bintang tamu di channel YouTube Vidi Aldiano. Awalnya, Vidi menantang Nia untuk bermain game \'Siapa Cerdas Dia Cermat".
Di tengah permainan, keduanya harus menyebutkan sayur dengan huruf awalan M. Namun Nia dan Vidi tampak kesulitan menyebutkannya.
Baca juga: Ruben Onsu Ikut Tanggapi Kabar Retaknya Hubungan Jessica Iskandar dan Richard Kyle
"Yah susah dong," kata Nia.
Kemudian, tim kreatif Vidi mencoba untuk memberikan pilihan dengan buah atau sayur. Nia pun kemudian menjawab, "Markisa."
Namun yang membuat kaget, ia mengungkap bahwa dirinya tak tahu bentuk buah tersebut.
"Yang kaya gimana ya bentuknya," kata Nia.
Baca juga: Hasil Studi Membuktikan Cokelat Baik Untuk Kesehatan Jantung
Hal tersebut pun mengundang tawa Vidi dan timnya. Tak hanya itu, dalam video tersebut Nia juga mengungkap beberapa hal yang tak banyak diketahui masyarakat. Ternyata, dia pernah bermain dalam sinetron Saras 008 sebagai pemain pendukung dan penari latar Trio Kwek Kwek.
Sebelumnya, Nia Ramadhani juga membuat heboh ketika mengaku tak bisa mengupas buah salak. Banyak netizen yang lantas membuat meme dan membuat tutorial cara mengupas buah salak.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Tak Tahu Buah Markisa, Nia Ramadhani: Bentuknya Kayak Gimana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Ketua KPK menyatakan masih terlalu dini membahas pengambilalihan perkara yang kini ditangani Kejaksaan Agung. Mekanisme supervisi tetap mengikuti aturan.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Pengacara Don Ritto membantah uang sitaan di de'Clan dan Koin Money Changer terkait tiga perkara korupsi. Dana disebut berasal dari proyek pelabuhan.
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.
Komdigi mengungkap daftar bank dan e-wallet dengan rekening terindikasi judi online terbanyak. Data tersebut telah dilaporkan ke OJK dan BI.