Indonesia dan India Perkuat SDM Digital Hadapi Era AI
Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan SDM digital, talenta AI, dan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi transformasi dunia kerja.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Hubungan seksual ternyata selain berdampak pada kehidupan saat ini, juga bermanfaat untuk tubuh di masa mendatang. Sebuah studi menyatakan, bahwa perempuan yang rutin melakukan aktivitas seksual setidaknya seminggu sekali kemungkinannya mengalami menopuase lebih lama daripada mereka yang seks lebih jarang.
Aktivitas seks yang dimaksud termasuk hubungan seks, seks oral, sentuhan seksual, hingga masturbasi.
Dilansir dari Scince Daily, penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science ini didasarkan pada data dari Studi Kesehatan Wanita di Seluruh Negara (SWAN) di AS. Ini adalah studi kohort longitudinal terbesar, paling beragam, dan paling representatif yang tersedia untuk meneliti aspek transisi menopause.
Baca juga : Sejumlah Pesepeda Meninggal Mendadak di Jalan, Begini Kata Dokter Spesialis Olahraga
Pada penelitian itu menyatakan, setidaknya perempuan yang lebih sering meakukan aktivitas seksual, 28 persen lebih kecil mengalami menopause lebih dulu.
"Temuan penelitian kami menunjukkan bahwa jika seorang wanita tidak melakukan hubungan seks dan tidak ada kemungkinan kehamilan, maka tubuh memilih untuk tidak berinvestasi dalam ovulasi, karena tidak ada gunanya," kata Penulis pertama pada penelitian ini, kandidat PhD Megan Arnot dari UCL Anthropology.
Penelitian ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 2.936 perempuan, direkrut sebagai kelompok awal untuk studi SWAN pada tahun 1996 dan 1997.
Baca juga: Khawatir Virus Corona Menyebar Melalui Makanan? Simak Informasi Berikut
Usia rata-rata pada wawancara pertama adalah 45 tahun. Rata-rata mereka memiliki dua anak, sebagian besar sudah menikah atau dalam suatu hubungan sebanyak 78 persen, dan tinggal bersama pasangan mereka 68 persen.
Para perempuan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan, seperti apakah mereka telah melakukan hubungan seks dengan pasangan mereka dalam enam bulan terakhir, frekuensi seks termasuk apakah mereka melakukan hubungan seksual, seks oral, sentuhan seksual dalam enam bulan terakhir.
Pola aktivitas seksual yang paling sering adalah mingguan 64 persen.
Tidak ada perempuan yang memasuki masa menopause, tetapi 46 persen berada di masa menopause dini (mulai mengalami gejala menopause, seperti perubahan dalam siklus menstruasi dan hot flashes) dan 54 persen mengalami pra-menopause (memiliki siklus teratur dan tidak menunjukkan gejala, peri-menopause atau menopause).
Wawancara dilakukan selama sepuluh tahun masa tindak lanjut, di mana 1.324 (45 persen) dari 2.936 wanita mengalami menopause alami pada usia rata-rata 52 tahun.
Para peneliti mengendalikan karakteristik termasuk tingkat estrogen, pendidikan, IMT, ras, kebiasaan merokok, usia saat pertama kali menstruasi, usia saat wawancara pertama dan kesehatan secara keseluruhan.
"Menopause tentu saja merupakan hal yang tak terhindarkan bagi wanita dan tidak ada intervensi perilaku yang akan mencegah penghentian reproduksi," ujar Profesor Ruth Mace dari UCL Anthropology yang juga penulis penemitian ini.
"Meskipun demikian, hasil ini merupakan indikasi awal bahwa waktu menopause mungkin menjadi adaptif dalam menanggapi kemungkinan hamil," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan SDM digital, talenta AI, dan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi transformasi dunia kerja.
Tiga proyek strategis Pemkab Gunungkidul memasuki tahap penandatanganan kontrak, termasuk pembangunan Kantor Dinas Kesehatan dan Aviary Dome.
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Menperin melepas 2.369 lulusan SMK Kemenperin. Sebanyak 63,7 persen telah bekerja di berbagai perusahaan manufaktur nasional.
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Kemensos melalui Sentra Handayani berkomitmen mempercepat penyaluran bansos dengan memangkas durasi verifikasi dan birokrasi layanan.