Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total 12 Meninggal
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, menggunakan toilet umum memang sangat menakutkan. Ketakutan tertular Covid-19 dari orang lain tentu sangat memengaruhi pikiran.
Sebuah penelitian baru menggarisbawahi risiko penularan potensial bahwa menyiram toilet duduk (menggunakan tombol flush) dapat membuat virus dalam feses orang terinfeksi dapat \'terangkat\' ke udara.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko tertular Covid-19 dari kontaminasi feses sangat rendah, mengingat ada penelitian yang menunjukkan virus corona dapat diekskresikan dalam tinja.
"Jika Anda tidak harus menggunakan toilet umum, maka jangan [menggunakannya]," kata Ali Nouri, ahli mikrobiologi dan presiden Federasi Ilmuwan Amerika, dilansir CNN Internasional.
Seberapa berisiko toilet umum?
Toilet umum biasanya memiliki ventilasi yang buruk dan tidak luas, sehingga sulit menjaga jarak fisik.
"Toilet adalah ruang tertutup, dan tidak memiliki jendela. Jadi virusnya, di lingkungan seperti itum hanya akan bertahan lama," kata Nouri.
Hal ini diperparah dengan menyiram toilet, yang dapat membuat partikel aerosol menyebar di udara. Jadi, jangan lupa untuk selalu menutup dudukan toilet sebelum menyiramnya.
Mencegah penularan di toilet umum
Namun, Nouri menambahkan, dari semua risiko potensial, kontak dekat dengan orang lain adalah yang paling berpengaruh.
Banyak pakar, terutama WHO, menyatakan kontak dekat dengan orang terinfeksi adalah salah satu cara utama penyebaran Covid-19.
Jika ini tidak memungkinkan, Nouri menyarankan untuk memakai masker dan langsung mencuci tangan setelah selesai menggunakan toilet umum.
"Masker adalah salah satu cara paling efektif untuk menghentikan penularan dari manusia ke manusia. Jika orang di toilet umum tidak memakai masker, pikirkan dua kali sebelum masuk," imbaunya.
Tidak hanya itu, Nouri mengatakan untuk menunggu sementara waktu ketika orang lain baru saja menggunakan toilet umum.
"Jika Anda bisa menunggu sampai orang lain selesai dan mereka sudah pergi, maka Anda harus menunggu (sebentar). Dengan begini, Anda mengurangi risiko menghirup partikel aerosol dari orang lain," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.