Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi 2026, Kuota 20 Ribu Peserta
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 dibuka hingga 9 Juli 2026. Kuota 20 ribu peserta, cek syarat dan jadwal lengkapnya.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Sebuah studi mengatakan bahwa hubungan seks teratur dapat melawan stres, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan suasana hati Anda, serta meningkatkan kesehatan jantung.
Namun, ada juga yang menyebut bahwa rutin berhubungan intim juga bisa membuat perempuan bertambah berat badan. Lantas, apakah pernyataan itu mitos atau fakta?
Seperti dilansir dari Times of India, tidak ada korelasi yang terbukti antara bertambahnya berat badan dan aktivitas seksual.
Bahkan jika kamu merasa penampilanmu sedikit berbeda setelah berhubungan seks, hal itu terjadi karena ketidakseimbangan hormon tertentu, yang melonjak atau terombang-ambing selama aktivitas seksual. Hal ini yang dapat berdampak pada berat badan.
Hormon-hormon tertentu, seperti DHEA, estrogen dan progesteron, merupakan hormon seks yang telah dikaitkan dengan kenaikan berat badan yang terlalu cepat. Ketidakstabilan atau sekresi salah dalam kelenjar hormon dapat menambah masalah berat badan dan menempatkan Anda pada risiko obesitas.
Ini juga tergantung pada beberapa faktor lain, termasuk usia pubertas, siklus menstruasi dan menopause. Oleh karena itu, selalu disarankan bahwa seseorang harus menjaga hormon dan menjalani gaya hidup sehat.
Ada juga klaim yang tinggi bahwa wanita, khususnya dalam hubungan jangka panjang yang aktif secara seksual lebih rentan untuk menambah berat badan. Lagi-lagi ini hanyalah mitos besar.
Selama Anda makan dengan benar, berolahraga dan mengikuti gaya hidup yang baik, tidak ada alasan bagi Anda untuk khawatir menikmati kehidupan seks yang baik.
Sebaliknya, juga bisa menjadi aktivitas yang membakar kalori. Berhubungan intim selama 30 menit membakar sekitar 100-200 kalori. Oleh karena itu, ketika Anda melakukan hubungan seks teratur, Anda juga mengurangi faktor-faktor potensial lainnya seperti stres, kecemasan yang dapat membuat Anda kesulitan menurunkan berat badan.
Para peneliti juga mengatakan bahwa hubungan intim yang rutin mengaktifkan oksitosin, alias, hormon cinta, yang bahkan dapat mengubah nafsu makan, membuat Anda makan lebih sedikit dan berdampak pada konsumsi kalori Anda.
Karenanya, sering berhubungan seks, alih-alih membuat Anda bertambah gemuk dapat membantu Anda dan pasangan tetap bugar. Ingat, seks tidak akan pernah mengubah penampilan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 dibuka hingga 9 Juli 2026. Kuota 20 ribu peserta, cek syarat dan jadwal lengkapnya.
Seskab Teddy Indra Wijaya dan BNN bahas pencegahan narkoba, termasuk ancaman vape dan penguatan edukasi generasi muda.
Pembukaan Selat Hormuz bantu turunkan biaya energi, tapi industri tekstil Indonesia masih dibebani impor, gas mahal, dan utilisasi rendah.
PBNU siapkan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, bahas isu keagamaan, organisasi, hingga persiapan muktamar.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.
Warga Gedongtengen Jogja didorong mengolah limbah buah jadi eco enzim, pakan ikan, dan produk kesehatan berbasis fermentasi.