Advertisement
Antisipasi Corona, Yuni Shara Ikut Tunda Tawaran Nyanyi 2 Pekan
Yuni Shara. - Okezone.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Penyebaran virus corona atau covid-19 menjadi perhatian termasuk artis. Penyanyi Yuni Shara menunda seluruh jadwal pekerjaannya.
"Sudah cancel semuanya. Semuanya saya cancel sampai dua pekan," kata Yuni Shara saat menghadiri Insert Fashion Awars 2020 di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2020).
Advertisement
Mantan kekasih Raffi Ahmad ini mengikuti jangka waktu yang diimbau pemerintah selama dua minggu ke depan. Namun rupanya, pemerintah menambah perpanjangan situasi darurat hingga bulan depan.
"Ternyata daruratnya sampai bulan Mei. Jadi bisa dibayangkan kan, kita nggak lockdown aja itu sampai bulan Mei," ujar Yuni Shara.
Sama seperti yang lain Yuni Shara merasa khawatir dengan penyebaran virus corona. Ditambah lagi bulan depan sudah memasuki Ramadhan. Dia berharap situasi darurat ini cepat selesai.
"Sedangkan kita mau puasa, jadi orang semakin sulit. Jadi, mari kita berdoa bersama-sama, lewati ini bersama-sama," jelasnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memutuskan memperpanjang status keadaan tertentu darurat wabah bencana penyakit akibat virus Corona di Indonesia.
Keputusan tertera dalam Surat Keputusan BNPB Nomor 13.A Tahun 2020 yang ditandatangani Kepala BNPB Doni Monardo pada 29 Februari 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
- Ular Masuk Sanggar Didik Nini Thowok, Petugas Damkar Langsung Meluncur
- 47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement








