Advertisement
Fakta-Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Diabetes
Ilustrasi Diabetes Melitus - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Para ilmuwan masih berupaya menemukan obat untuk menyembuhkan diabetes. Diabetes merupakan salah satu dari masalah kesehatan di dunia, tanpa terkecuali di Indonesia.
Sebagian besar dokter menyarankan pasiennya agar mengubah diet mereka untuk melawan penyakit tidak menular tersebut.
Advertisement
Dalam beberapa kasus, meskipun menggunakan insulin dengan benar untuk menurunkan gula darah, penderita diabetes masih merasakan efek buruk diabetes karena gagal mengonsumsi makanan yang tepat pada waktu yang tepat. Masalahnya adalah kadar gula darah mereka tetap tidak terkontrol.
Dilansir dari Medicaldaily, berikut ini beberapa pengetahuan yang perlu Anda ketahui seputar diabetes. Bisa jadi ini menjadi pengatahuan yang bisa bermanfaat bagi Anda dalam mengatasinya.
BACA JUGA
Anda Dapat Memutarbaliknya
Diabetes tipe 2 adalah bentuk diabetes yang paling umum yang diketahui tidak bisa disembuhkan. Namun, Anda dapat melakukan hal-hal untuk membalikkannya, bahkan memungkinkan Anda untuk berhenti minum obat guna menyeimbangkan kadar gula darah.
Studi menunjukkan bahwa penurunan berat badan dapat membantu mempertahankan kadar gula darah normal tanpa dukungan obat-obatan. Kehilangan lemak ekstra tersebut dapat membantu mengelola diabetes, terutama bagi pasien yang didiagnosis menderita penyakit ini selama beberapa tahun, mengutip informasi dari WebMD.
Berat Badan Bukan Faktor Utama
Kehilangan berat badan dapat membantu mengelola diabetes tipe 2, tetapi itu tidak berarti berat badan Anda dapat memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit.
The American Diabetes Association mengatakan, kebanyakan orang yang kelebihan berat badan tidak pernah menderita diabetes tipe 2. Faktanya, sebagian besar pasien diabetes tipe 2 memiliki berat badan normal atau hanya kelebihan berat badan sedang.
Flossing Gigi Dapat Melindungi Anda
Merawat gigi dapat membantu Anda menghindari diabetes, menurut Diabetes Self-Management. Sebuah studi menunjukkan bahwa penyakit gusi dapat membuat seseorang berisiko lebih tinggi menderita penyakit tersebut, serta penyakit jantung dan ginjal.
Sementara, orang-orang dengan gusi yang sehat diketahui berisiko lebih rendah untuk memiliki salah satu dari penyakit-penyakit tersebut. Pasalanya, penyakit gusi bisa membahayakan pembuluh darah ke seluruh tubuh.
Kekuatan Cuka
Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa cuka dapat membantu menurunkan kadar gula darah saat puasa dan setelah makan. Cara yang bisa Anda lakukan adalah membilas mulut Anda dengan air setelah meminumnya tetapi jangan menyikat gigi.
Tunggu setidaknya 20 menit karena menyikat terlalu cepat dapat menghilangkan enamel yang melindungi gigi Anda dari keasaman.
Stres Memainkan Peran Besar
Merasa sedikit stres itu baik untuk tubuh. Namun, terlalu banyak bisa memicu perkembangan diabetes.
Stres menyebabkan pelepasan lebih banyak hormon seperti kortisol, yang membuat tubuh Anda kebal terhadap insulin. Ini juga menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement








