Advertisement
Ini 8 Kebiasaan Terburuk yang Bikin Perut Buncit, Salah Satunya Kecanduan Medsos!
Ilustrasi - fitnessformen.co.id
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Perut buncit karena lemak ternyata berbahaya. Lemak ini mengendap di sekitar organ Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan penyakit serius lainnya. Dokter sering mengatakan lebih lebar garis pinggang, lebih pendek garis hidupnya.
Terlepas dari apa yang Anda makan, ada banyak kebiasaan lain yang meningkatkan peluang Anda menambah lemak perut atau mencegah Anda menguranginya. Berikut kebiasaan buruk yang menambah perut buncit.
Advertisement
Kecanduan media sosial
Laporan menunjukkan bahwa jika Anda tidak bisa menjauh dari Facebook dan Instagram, Anda lebih cenderung menambah berat badan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard Health Blog menemukan bahwa orang yang memiliki teman obesitas, 57 persen lebih mungkin menjadi obesitas dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki teman obesitas.
BACA JUGA
Tidak bisa berhenti ngemil
Ngemil tidak hanya membuat Anda menelan kalori ekstra tetapi membuat Anda pemakan yang tidak sehat. Kecuali Anda mengunyah kacang almond atau sayuran, Anda mengatur sendiri lemak, gula, dan garam yang tidak sehat.
Diet kurang probiotik
Bakteri usus memainkan peran besar dalam penurunan berat badan dan penambahan berat badan. Probiotik dalam yoghurt dan suplemen lain dapat memberi Anda bakteri baik yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan usus. Terlalu sedikit bakteri baik terkait dengan obesitas, menurut majalah Fitness. Usus Anda menyeimbangkan nafsu makan Anda dengan mengatur hormon lapar.
Terlalu terbawa perasaan
Anda semua pasti pernah mendengar tentang makan emosional. Karena suasana hati Anda dapat memengaruhi apa yang Anda makan, penelitian dari Cornell University menemukan orang yang memiliki emosi negatif makan lebih banyak makanan yang memanjakan daripada orang yang merasa positif.
Pecinta soda
Soda sehari pasti tidak bisa menahan berat badan. Soda penuh dengan gula dan meningkatkan peluang Anda dari berbagai penyakit. Konsumsi soda juga dikaitkan dengan obesitas. Satu kaleng soda hampir memiliki 10 sendok teh gula dan 150 kalori kosong. Minumlah air sepanjang hari untuk menghindari ngidam semacam itu.
Terlalu sering duduk
Sikap gila kerja Anda bisa memengaruhi lemak perut Anda. Duduk dari sembilan hingga lima tanpa istirahat berarti Anda kehilangan aktivitas fisik. Ini mengurangi aktivitas enzim pembakaran lemak, lipoprotein lipase. Jadi, seringlah berdiri dan meregangkan badan - istirahat di kamar kecil, ambil air untuk diri sendiri dan berjalan-jalan di kantor setiap satu jam.
Tidak makan
Kehilangan makanan untuk diri Anda untuk waktu yang lama hanya akan mengundang lemak perut. Tidak makan memperlambat metabolisme Anda, yang membuat Anda membakar lebih sedikit kalori dan menambah berat badan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com/Timesofindia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement









