KKB Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Lima Orang Tewas
KKB menyerang pekerja proyek jalan PT SHJ di Tolikara, Papua Pegunungan. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan proses evakuasi berlangsung.
Jupiter Fortissimo. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Aktor Jupiter Fortissimo ditangkap karena kasus narkoba. Artis Widuri Agesty sempat curiga kepada Jupiter Fortissimo setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan karena kasus narkoba, enam bulan lalu.
“Aku sempat curiga, dia suka live di socmed. Cara ngomongnya ngelantur banget. Ini orang kenapa ya,” ucap Widuri Agesty di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).
Widuri Agesty pun mengaku bingung mengapa mantan kekasihnya itu kembali menyentuh narkoba. Ia menduga lingkungan di sekitar Jupiter Fortissimo lah yang menjadi pangkal masalahnya.
“Aku nggak tahu dia temannya yang pakai narkoba gimana. Tapi Kak Jupiter belum bisa meninggalkan barang negatif itu, belum dapat kayaknya,” ujarnya.
Makanya, kini Widuri Agesty mendukung langkah kepolisian untuk menahan Jupiter Fortissimo tersebut. Khususnya agar mendapat rehabilitasi yang layak agar tak kembali kecanduan narkoba.
“Aku bakalan serahin ke pihak yang berwajib. Pas keluar penjara, harapan aku Jupiter rehab total supaya sembuh dan dapat jeranya,” Widuri Agesty menandaskan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan kronologis penangkapan artis Jupiter Fortissimo terkait kasus pemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Saat dibekuk polisi di indekosnya di kawasan Jakarta Barat pada Senin (11/2/2019), Jupiter hendak memindahkan lemari ke sebuah kamar di lantai 4.
Terkait penggerebekan itu, aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menemukan sabu-sabu saat menggeledah lemari di kamar kos di lantai 1 yang ditempati Jupiter.
"Penangkapan didampingi ketua RT setempat. Naik ke kamar lantai 4 untuk dilakukan penggeledahan. Ditemukan di laci meja kamarnya sebuah tempat kacamata, setelah dilihat ada barbuk narkotika jenis sabu 0,47 gram," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (14/2/2019).
Menurut Argo, polisi juga menemukan alat isap sabu alias bong dan korek api saat di bawa meja kamar Jupiter.
"Di bawah meja itu kita temukan tabung kaca yang digunakan untuk gunakan sabu. Nanti kita cek berapa sisa yang ada di tabung itu masih akan kita lakukan penimbangan," kata dia.
Terkait penangkapan itu, polisi turut menangkap pelaku bernama Eko Agus Iswanto yang diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada mantan kekasih Sheila Marcia. Dari penggeladahan badan yang dilakukan kepada Eko, petugas turut menyita sabu-sabu seberat 2,04 gram.
"Kami cek tersangka E [Eko], ternyata di saku sebelah kanan ditemukan narkotika juga. Sabu seberat 2,04 gram," tandasnya.
Terkait kasus ini, Jupiter setidaknya sudah dua kali tersandung kasus narkoba . Sebelumnya, Jupiter Fortissimo sempat ditangkap pada Mei 2016 dalam kasus serupa. Kala itu, dia divonis menjalani hukuman 2,5 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KKB menyerang pekerja proyek jalan PT SHJ di Tolikara, Papua Pegunungan. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan proses evakuasi berlangsung.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.