Pertamina Bidik Minyak Jelantah MBG untuk Bahan Bakar Pesawat
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Ilustrasi./ Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-- Memiliki payudara besar menjadi impian kebanyakan kaum hawa. Dengan payudara, seorang perempuan akan lebih percaya diri. Namun bagi Anda yang memiliki payudara kecil jangan berkecil hati dulu.
Menurut Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional, Prof DR. dr Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad (K) Onk.Rad, payudara perempuan Indonesia yang tidak terlalu besar justru memudahkan kaum hawa untuk mendeteksi adanya benjolan kecil yang bisa mengarah pada kanker payudara.
"Benjolan kecil di bawah 2 cm bisa teraba. Beda dengan payudara perempuan di negara lain yang cenderung besar, susah untuk meraba adanya benjolan," ujar dr Soehartati pada temu media di Gedung Kemenkes Jakarta, Kamis (30/1/2019).
Perempuan yang akrab disapa Prof Tati ini mengatakan menemukan benjolan di payudara pada stadium dini ini, tambah Prof Soehartati dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Sementara pada payudara berukuran besar cenderung lebih sulit dideteksi adanya tumor hanya dengan merabanya.
"Sadari [periksa payudara sendiri] itu bisa efektif tapi kalau payudara besar agak sulit memang. Sebaiknya untuk mendeteksinya bisa USG kalau usianya masih muda. Untuk yang berusia 35 tahun ke atas bisa melakukan mamografi," tambah dia.
Menurut Prof Tati kesadaran kaum hawa untuk mendeteksi adanya keanehan pada payudaranya masih rendah. Akibatnya ketika benjolan sudah berubah menjadi tumor ganas, sebagian besar pasien kanker payudara baru mengonsultasikan kondisinya ke dokter. Peluang kesembuhan saat terdeteksi stadium lanjut pun menjadi rendah.
"Sadari itu sangat efektif. Semakin lanjut pasien diobati, kemungkinan keberhasilan pengobatan sangat rendah. Pembiayaan pun semakin besar tersedot karena 70 persen pasien datang dengan stadium lanjut," tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.
Mercedes mengajukan teknologi mobil yang bisa mengapung dan bergerak di air. Rodanya menjadi penggerak, dilengkapi sensor, GPS, dan pelampung.