Link CCTV Pantau Demo Jakarta Hari Ini, 27 Agustus 2026
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi lawas Dian Pramana Poetra meninggal dunia akibat sakit, pada Kamis (27/12/2018) kemarin.
Dian dikabarkan sakit kanker darah stadium empat.
Kabar itu diungkap sang anak Alana Pramanda dalam akun instagramnya.
Dia menuliskan kalimat perpisahan dalam instagram storiesnya dengan foto dirinya dengan sang ayah yang memakai selang infusan dan masker oksigen.
"Selamat jalan Papa, semesta menerimamu," tulisnya.
Akun Dian Pramana Poetra sendiri dibanjiri ucapan duka, dalam postingan terakhirnya 13 Desember lalu, dimana Dian memposting foto lamanya yang masih sehat.
""Photo Jadul" Saat2 dimana tdk ada batasan..
Sering begadang, bebas minum makan apa saja... Duduk lama didepan computer, dan jarang pulang kerumah...
Terlalu banyak foya2 dan hura2... Akhirnya sekarang ngerasain akibatnya... (Jgn dicontoh!!)
Dian Pramana Poetra (lahir di Medan, Sumatera Utara, 2 April 1961 – meninggal di Jakarta, 27 Desember 2018 pada umur 57 tahun) adalah seorang musikus Indonesia.
Dia dikenal dengan lagunya Kasmaran dan Masih Ada Waktu. Dian sendiri sudah menelurkan lebih dari 5 album solo dan juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah musisi tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis indonesia
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.