Advertisement
Asuh Anak Agar Lebih Terarah, Bikin Pengasuhan Sesuai Umur
Ilustrasi anak-anak - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Selama mengasuh anak hingga cukup umur atau dewasa, Anda bisa memperhatikan pola asuh sesuai umur.
Seperti dilansir Popsugar, ini contoh pola asuh sesuai umur yang bisa Anda tetapkan:
Advertisement
Bayi
Hari-hari bayi bisa dikatakan sangat panjang. Namun, masanya sangat singkat. Jadi manfaatkan waktu yang ada untuk memperbanyak merekam, memotret, membuat video, dan menulis setiap perkembangannya. Bayi hanya kecil sekali, tanpa terasa waktunya akan berlalu begitu cepat. Manfaatkan waktu yang ada untuk mendokumentasikan apa yang terjadi lada bayi Anda. Jangan sampai momen-momen si kecil ketika bayi hilang tak berjejak.
Usia 1 tahun
Anak-anak di usia satu tahun bisa dikatakan paling fleksibel. Tak masalah jika si kecil tidur, ibu bisa menggunakan waktu untuk mempercantik kuku. Dalam usia ini, anak tak harus dipantau setiap detik. Biarkan dia menangis sebentar ketika ibu melakukan kegiatan lain. Pada usia ini ibu bisa sedikit punya waktu untuk diri sendiri.
Balita
Salah satu hal tersulit yang harus dilakukan orangtua kepada balita adalah membiarkan mereka mengambil risiko yang dapat diperhitungkan. Meskipun hal ini dapat menyebabkan 'serangan jantung ringan' dan frustrasi sepanjang hari, manfaat dari memiliki balita yang percaya diri dan mampu melakukan sesuatu jauh sangat berharga. Beri kesempatan balita melakukan hal baru yang menambah pengalaman dan kemampuan mereka.
Usia 4-5 tahun
Usia ini adalah usia kreatif anak-anak. Sebagai ibu, jangan terlalu cepat ingin membersihkan rumah akibat tumpahan cat dan dinding yang dicorat-coret. Biarkan anak-anak mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka. Selain itu ajaj anak berjalan ke sekitar kota, museum, taman, dan ke pertunjukan bermain. Ini merupakan cara penting untuk memastikan anak sukses secara akademis.
Usia Sekolah Dasar
Pada usia ini anak mungkin akan banyak menghabiskan waktu untuk mengerjakan PR-PR mereka. Jangan sampai hanya karena kasihan, PR itu berubah menjadi pekerjaan orangtua Bantu mereka, dengan memberi dukungan bukan mengerjakan tugasnya. Biarkan anak-anak mendapat kesempatan untuk melakukannya juga.
Mengasuh anak tidak mudah. Banyak godaan dan cobaan. Untuk itu dalam menetapkan resolusi mengerjakan tugas yang satu ini orangtua harus pintar-pintar. Rencanakan cara yang menyenangkan dan tidak memaksakan hasil yang memuaskan. Jangan lupa abadikan setiap momen bersama si kecil untuk kenang-kenangan dan cerita masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement









