Advertisement

Jika Orang Tua Depresi, Prestasi Anak Bisa Turun

Newswire
Minggu, 03 Juni 2018 - 13:35 WIB
Maya Herawati
Jika Orang Tua Depresi, Prestasi Anak Bisa Turun Ilustrasi anak ujian - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-Kebahagiaan dan optimisme orang tua menjalani hidup berpengaruh besar pada prestasi anak-anak. 

Penelitian di Swedia menunjukkan orangtua yang depresi dapat mengakibatkan prestasi anak di sekolah menjadi buruk. Sedikit diketahui, kesehatan mental memengaruhi orang di sekitarnya, selain dirinya sendiri.

Advertisement

Bila orang tua, maka yang rentan adalah anak-anak mereka," kata penulis senior penelotian tersebut, Brian Lee dari Drexel University School of Public Health, dikutip dari Reuters. Studi terdahulu menunjukkan orang tua yang depresi dapat mempengaruhi perkembangan otak, perilaku dan emosi serta gejala psikiatris lainnya, tulis Lee dan timnya di jurnal JAMA Psychiatry. Masih sedikit studi yang meneliti hubungannya dengan prestasi di sekolah.

Untuk penelitian kali ini, mereka melibatkan 1,1 juta anak di Swedia yang lahir pada kurun waktu 1984-1994. Tiga persen ibu dan dua persen ayah didiagnosis depresi sebelum anak mereka menyelesaikan jenjang pendidikan, di Swedia wajib belajar hingga usia 16 tahun. Secara umum, ketika orangtua menderita depresi, prestasi anak di sekolah buruk. Prestasi anak perempuan lebih terpengaruh saat ibu mereka depresi, dibandingkan dengan anak lelaki.

Menurut Lee, orangtua depresi menjadi faktor buruknya prestasi anak di sekolah selain status ekonomi dan pendidikan orang tua. Studi Lee tersebur memberikan catatan bahwa kesehatan mental di negara tersebut belum diperhatikan sehingga belum tentu benar-benar mempengaruhi prestasi anak di sekolah.

Dalam editorial yang diterbitkan bersama jurnal tersebut, Myrna Weissman dari New York State Psychiatric Institute dan Columbia University Department of Psychiatry, menulis perawatan untuk ibu yang depresi, dengan psikoterapi atau obat, membantu mengurangi problem anak. Depresi benar-benar penyakit.

Pasien depresi sangat keras terhadap diri mereka sendiri. Mereka harua diberi tahu ini bukan salah mereka," katw Weissman. Weissman melihat depresi dapat menurun di keluarga. Membesarkan anak menuntut perhatian dan akan menjadi lebih sulit bila orangtua depresi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement